CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Minggu, 19 Mei 2013

Cara Cepat Kenali Gejala Stroke


Ilustrasi gejala stroke

Serangan stroke dapat terjadi tiba-tiba, namun tanda-tandanya sebenarnya dapat dideteksi. Para ahli mengatakan, semakin dini stroke dikenali dan diobati, maka semakin besar kemungkinan untuk sembuh dan terhindar dari risiko kelumpuhan.

Mati rasa pada wajah, lengan, kaki di satu sisi tubuh, disertai kebingungan dan masalah berbicara merupakan tanda-tanda seseorang mengalami stroke. Selain itu, ada pula tanda-tanda seperti pusing dan sakit kepala parah, mengalami masalah berjalan, hilang penglihatan di satu atau kedua mata.

Kepala Divisi Stroke di NewYork-Presbyterian Hospital/Columbia University Medical Center mengatakan, ketika seseorang terkena stroke, mereka akan menunjukkan tanda-tanda perubahan fisik yang dapat dikenali, ringan ataupun ekstrem. 

Berikut adalah beberapa tanda yang perlu diwaspadai :

1. Tiba-tiba mati rasa atau lemah pada bagian wajah, lengan, atau kaki - terutama pada satu sisi tubuh.

Orang dengan stroke biasanya akan memiliki bentuk mulut "tidak rata" alias mencong. Perlu diwaspadai juga apabila mereka (orang yang dicurigai stroke) mengalami kesulitan menggerakkan lengan atau mengendalikan jari. Misalnya, ketika mengangkat kedua tangan, tangan yang sebelah lebih tinggi dibandingkan tangan yang lain.

2. Tiba-tiba kebingungan dan kesulitan berbicara.

Masalah bahasa adalah salah satu tanda-tanda yang paling umum dari stroke. Seseorang yang mengalami stroke tiba-tiba mungkin akan mengalami masalah ketika mereka bicara. Bahkan, beberapa di antaranya juga mengalami penurunan pemahaman. Mintalah dia (orang yang dicurigai stroke) untuk mengulangi kembali kalimat sederhana kepada Anda, misalnya: "Saya pergi ke toko hari ini." Jika ia mengalami kesulitan mengulangi kata-kata itu bisa jadi dia mengalami stroke.

3. Pengelihatan mendadak terganggu.

Gangguan pengelihatan yang datang secara tiba-tiba merupakan gejala stroke yang umum. Mereka mungkin tidak akan mampu melihat dengan jelas dengan satu mata, atau mungkin mengalami kesulitan untuk melihat ke kanan atau kiri.

4. Tiba-tiba kesulitan berjalan, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.

Berjalan seolah-olah mabuk, tersandung, atau bahkan jatuh adalah semua gejala stroke. Tanda-tanda serupa lainnya seperti berjalan dengan kaki terbuka lebar atau tiba-tiba kehilangan kemampuan motorik halus, seperti ketidakmampuan untuk menulis juga patut diwaspadai.

5. Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.

Gangguan sakit kepala tidak selalu identik dengan gejala stroke. Tetapi, jika sakit kepala menyerang tiba-tiba atau tampak sangat intens, patut untuk diwaspadai. Jika leher kaku, nyeri pada wajah, atau muntah yang disertai sakit kepala bukan tidak mungkin akan menyebabkan terjadinya perdarahan intrakranial, juga dikenal sebagai "stroke merah (red sroke)."

 


Pencegahan

Pengobatan dini dapat mencegah kerusakan yang lebih besar akibat stroke. Salah satu pengobatan umum stroke yaitu dengan tissue plasminogen activator (TPA). Obat ini disuntikkan ke arteri atau vena yang kemudian akan melarutkan sumbatan di pembuluh darah sehingga darah kembali mengalir ke otak.

Stroke merupakan penyakit pemicu kematian yang serius, namun sebenarnya dapat dicegah. Perubahan gaya hidup perlu ditingkatkan guna mengurangi risiko stroke. Berikut beberapa perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan :

- Kurangi garam

Mengurangi konsumsi garam dapat menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi risiko stroke.

- Konsumsi makanan sehat

Kurangi kolesterol "jahat" dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko stroke. Kadar kolesterol harus di bawah 200 mg/dL.

- Stop merokok

Perokok memiliki risiko stroke dua kali lipat. Merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah, serta mempercepat penyumbatan di pembuluh darah.

- Hidup aktif dan olahraga

Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko yang lebih besar memiliki kadar kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, dan stroke. Olahraga dapat mengurangi berat badan sehingga mengurangi risiko penyakit-penyakit tersebut.

Meskipun telah mengubah gaya hidup, para ahli mengatakan orang yang berusia di atas 55 tahun memiliki risiko yang lebih besar terkena stroke. Selain itu, meskipun stroke lebih umum terjadi di kalangan kaum Adam, namun wanita pun tak terlepas dari risikonya.


Sumber : Healthday News

Warna Kamar Pengaruhi Kualitas Tidur


Warna memiliki pengaruh sangat kuat pada mood seseorang. Untuk menimbulkan rasa tenang sehingga mata lebih cepat terpejam, sebaiknya warnai kamar Anda dengan warna-warna yang kalem.

Biru ternyata menjadi warna terbaik untuk pengantar tidur. Penghuni kamar berwarna biru bisa tidur 8 jam saat malam dan bangun dengan perasaan senang dan positif. Warna lain yang bisa dijadikan alternatif adalah hijau dan kuning.

Kamar tidur sewarna langit ini cenderung membuat penghuninya mendapat waktu istirahat terbaik. Berdasarkan survei, warna biru berhubungan dengan perasaan tenang, halus, dan memperlambat detak jantung serta mengurangi tekanan darah.

Orang yang memilih warna kuning dan hijau juga bisa istirahat dalam waktu cukup, mereka bisa tidur 7 jam 40 menit setiap malam.

Untuk dekorasi kamar, sebaiknya hindari warna ungu karena warna ini memancing otak untuk kreatif bekerja. Akibatnya, warna ini memotong jam tidur menjadi kurang dari 6 jam. Warna abu dan coklat juga sebaiknya dihindari karena terlalu suram dan menimbulkan depresi.

Studi mengenai warna ini dilakukan Travelodge pada 2.000 rumah di seluruh Inggris untuk melihat pengaruh warna kamar dengan kualitas tidur penghuninya. Peneliti menemukan kamar yang berwarna kalem seperti kuning, biru, dan hijau meningkatkan kualitas tidur penghuninya.

"Dalam retina kita ada yang disebut sel ganglion. Sel ini sangat sensitif pada warna biru. Reseptor ini memberi informasi pada area di dalam otak yang mengontrol 24 jam hidup kita dan berpengaruh pada tindakan dan perasaan kita," kata Chris Idzikowski, ahli tidur dari Edinburgh Sleep Centre. Rasa tenang dari warna biru juga sampai ke otak dan menyebabkannya rileks.

Warna ungu memang bisa menimbulkan kesan mewah pada kamar tidur. Namun, warna ini mengurangi waktu istirahat pemilihnya.

"Ungu berhubungan kuat dengan komunitas artistik. Warna ini merangsang kreativitas dan pikiran tidak sadar lainnya. Bermimpi dalam kamar warna ungu terlihat lebih nyata dan terkadang menyeramkan. Akibatnya, penghuni kamar ungu merasa letih di pagi hari," kata Suzy Chiazzari, terapis warna dan konsultan desain interior.

Dekorasi kamar juga berpengaruh pada kualitas dan kuantitas tidur per malam. Interaksi antara lampu dan fitur lain dalam kamar sangat penting.

Riset juga menemukan, warna kamar memengaruhi aktivitas seksual pasangan. Pasangan yang tidur dalam kamar warna karamel dapat beraktivitas seksual 3 kali semingu. Sementara dalam kamar warna merah, pasangan hanya beraktivitas seksual satu kali dalam seminggu.

Sementara itu, warga Inggris yang memilih abu sebagai warna kamar cenderung menghabiskan waktu berbelanja online di tempat tidur. Selain itu, mereka juga termotivasi untuk berolahraga di tempat tidur.

"Warna kamar memengaruhi mood dan kehidupan Anda di lingkungan. Memilih dekorasi yang tepat akan membantu untuk tenang dan merangsang tidur," kata Frances Whitley, desainer rinterior Travelodge In-house. Kombinasi warna, pola, bayangan, dan fitur lain dalam kamar memengaruhi pola hidup dan istirahat seseorang.

 Sumber : Daily Mail


Olahraga Saat Hamil Bikin Cepat Langsing Pasca Melahirkan

Meski sedang hamil, bukan berarti kita tak boleh berolahraga. Olahraga justru memberikan banyak manfaat, dari mulai memperlancar proses persalinan, hingga membuat tubuh lebih cepat kembali ke bentuk semula setelah melahirkan.

Menurut dr. UF Bagazi, SpOG dari Brawijaya Woman & Children Hospital, olahraga dengan kadar yang tepat sangat disarankan untuk kehamilan yang sehat. Olahraga dapat meningkatkan stamina sehingga memudahkan proses persalinan yang normal.

Bagazi menuturkan, olahraga dapat membantu mengurangi keluhan-keluhan saat hamil, seperti nyeri punggung bawah (low back pain), nyeri punggung (back pain), konstipasi, kembung dan kaki bengkak. Olahraga juga membantu mengendalikan penambahan berat badan saat hamil. Itulah mengapa berat badan bisa kembali seperti semula pasca bersalin.

Olahraga juga dapat meningkatkan mood yang seringkali tidak stabil di trimester pertama kehamilan. Selain itu olahraga dapat memperbaiki postur tubuh yang berubah saat hamil, meningkatkan kualitas tidur, dan daya tahan.

"Jika kehamilan sehat dan ibu terbiasa berolahraga, maka olahraga boleh saja dilakukan dengan porsi yang lebih ringan. Namun jika ada masalah selama kehamilan dan tidak biasa berolahraga, sebaiknya dikonsultasikan dulu pada dokter saat akan memulai berolahraga," tutur Bagazi dalam talk show Prenagen & The City - Be a Gorgeous Mom di Jakarta, Sabtu (18/5/2013).

Menurut Bagazi, bagi yang baru memulai olahraga maka bisa dimulai dengan mencoba lima menit olahraga ringan seperti berjalan, senam atau yoga, yang setiap minggunya ditambah lima menit. Lakukan tiga hingga lima kali seminggu. Jika sudah terbiasa maka durasinya bisa sekitar 15 hingga 30 menit.

Namun ada syarat yang perlu diperhatikan dalam memilih jenis olahraga di saat hamil. Menurut Bagazi, olahraga yang memerlukan kecepatan dan hentakan seperti tenis dan bulutangkis sebaiknya dihindari. Selain itu, olahraga yang membutuhkan keseimbangan tinggi dan cukup berbahaya seperti naik gunung, naik kuda, dan diving.

Sumber: kompas.com