CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Senin, 10 Maret 2014

Celebes Air Buka Enam Rute Penerbangan Perintis

celebes

Celebes Air resmi membuka enam rute penerbangan perintis di wilayah Sulsel dan Sulbar.

“Untuk tahap perdana disiapkan dua pesawat masig-masing untuk layanan kargo dan penumpang dengan kapasitas angkut sekitar 1,2 ton,” kata Managing Director PT Ersa Eastern Aviation (EEA), pengelola penerbangan Celebes Air, Pieter LD Wattimena (Air Vice Marshall) di Makassar.

Penerbangan perintis perdana Celebes Air akan melayani rute Makassar-Mamasa-Mamuju-Luwu-Bone-Selayar.

Pieter mengatakan, kedua pesawat itu sebelumnya telah beroperasi di wilayah Papua sejak tiga tahun silam. Namun karena alasan wilayah Sulsel dan Sulbar juga membutuhkan transportasi udara untuk mempercepat akivitas, maka dipertimbangkan untuk dialihkan ke Makassar.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Masykur Sultan mengatakan, sebelumnya Celebes Air pernah hadir di daerah ini sebegai bentuk kerja sama antara pihak Pemprov Sulsel dengan maskapai Ekspres Air. Namun disayangkan hanya beroperasi kurang lebih setahun.

“Berangkat dari semangat untuk memajukan daerah ini, sekaligus memotivasi masyarakat Sulsel, maka Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo meminta anak perusahaan Bosowa Corporate ini untuk menghidupkan kembali penerbangan perintis,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Direksi Bosowa Corporation Munafri Arifuddin mengatakan, dalam waktu dekat akan menambah dua pesawat lagi untuk mendukung dua pesawat perintis yang sudah ada. Karena itu, dia optimistis rute-rute yang akan menjadi destinasi tujuan pesawat berkapasitas delapan “seat” itu dapat terjual seatnya setiap hari.

“Yang jelas, untuk pengoperasioan pesawat itu satu kali trip sekitar 1.800 dolar Amerika Serikat dan keisitimewaan pesawat ini karena tidak membutuhkan landasan pacu yang panjang, sehingga dapat memanfaatkan lapangan udara di tingkat kabupaten/kota yang sudah ada,” ujar Pieter.

Sumber: republika.co.id

Mungkinkah Malaysia Airline MH370 Dibajak?

Malaysia_Airlines_Boeing_777-200ER

Kemungkinan pembajakan terhadap pesawat Malaysia Airlines MH370 tidak boleh ditampik. Sejak hilang pada Sabtu pagi lalu jejak pesawat tersebut belum tampak, kata Kepala Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia Azharuddin Abdul Rahman.

Semua kemungkinan yang berkaitan dengan hilangnya pesawat itu mesti diselidiki, termasuk pembajakan. Untuk itu pemerintah Malaysia akan memperluas cakupan pencarian.

Pesawat Malaysia Airlines Boeing 777-200 hilang kontak saat perjalanan menuju Beijing. Bahkan, belakangan diketahui ada dua orang penumpangnya yang menggunakan paspor palsu.

Menurut Azharuddin mengatakan telah mengindentifikasi dua orang yang disebut menggunakan paspor palsu dalam penerbangan pesawat Malaysia Airlines MH370. “Dua orang tersebut teridentifikasi bukan warga negara Asia.

Tidak mau menjelaskan lebih detail sosok kedua orang itu. Menurut Azharuddin, dalam rekaman kamera pengawas, keduanya mengikuti semua prosedur pengecekan keamanan bandara. “Kami melihat adanya sindikar pencurian paspor,” ujarnya. Untuk itu dia meminta kemungkinan aksi pembajakan terhadap pesawat itu tidak boleh dikesampingkan.

sumber: www.tempo.co

Saham Malaysia Airlines "Terjun Bebas"

Malaysia-airlines-Boeing-777-200

Harga saham Malaysia Airline System Bhd (MAS) pada pembukaan perdagangan hari ini anjlok sebesar 16 persen. Hal ini terkait dengan hilangnya pesawat Boeing 777-200 pada Sabtu lalu.

Pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu, harga saham maskapai ini diperdagangkan di level 0,25 ringgit per saham. Seiring dengan terjadinya insiden tersebut, saham emiten penerbangan ini dibuka di 0,21 ringgit per saham di Bursa Kuala Lumpur.

Meski setelah pembukaan perdagangan saham emiten itu sempat menguat, namun tetap tak terlalu signifikan. Pada pukul 08.54 WIB, saham emiten tersebut berada di posisi 0,225 ringgit per saham atau turun 10 persen dari penutupan Jumat lalu.

Saham Malaysia Airline dalam setahun belakangan ini turun, karena didera kerugian. Tingginya harga bahan bakar serta membengkaknya jumlah pegawai menjadi penyumbang menurunnya kinerja perseroan.

Dalam setahun terakhir, saham MAS pernah menyentuh posisi tertinggi pada 6 Mei 2013, setelah menyentuh 0,455 ringgit per saham.

Sekedar informasi, maskapai ini mencatat kerugian pada tahun 2012 dan menargetkan ekspansi pada tahun 2013. Pada tahun 2011, Malaysia Airlines mencatat rekor rugi 2,5 miliar ringgit atau 767 juta dollar AS akibat kenaikan biaya bahan bakar.

Para analis juga menyalahkan manajemen yang buruk, campur tangan pemerintah, tenaga kerja membengkak, dan masalah lainnya demi tetap dapat berkompetisi. Namun demikian, maskapai tersebut tetap meraih serangkaian penghargaan.

Sumber: kompas.com