CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Sabtu, 11 Mei 2013

Yuk, Cegah Kanker Payudara dengan Mulai Latihan Aerobik!

Yuk, Cegah Kanker Payudara dengan Mulai Latihan Aerobik!

Mendengar kanker payudara identik menyerang kaum wanita. Sebenarnya, penyakit ini bisa dicegah dengan mengubah gaya hidup mulai dari sekarang. Hindari gaya hidup menetap dan mulailah aerobik!

Latihan aerobik bisa mengurang risiko terkena kanker payudara dengan mengubah cara pemecahan dan metabolisme estrogen

Peneliti membagi dua kelompok dalam penelitian, yakni kelompok kontrol dengan gaya hidup yang menetap selama penelitian, dan kelompok intervensi pada wanita muda yang mengubah gaya hidupnya dengan melakukan latihan aerobik 30 menit dari yang ringan hingga berat sebanyak lima kali seminggu. Latihan aerobik tersebut termasuk treadmill, stair steppers atau elliptical machines.

Hasilnya, pada kelompok intervensi metabolisme estrogen 'baik' setelah 16 minggu meningkat. Estrogen ini yang berhubungan dengan menurunnya risiko kanker payudara. Wanita yang berolahraga aerobik menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam massa otot, hilangnya massa lemak, dan komposisi tubuh lebih baik.

Kadar estrogen berkaitan dengan risiko kanker payudara. Hormon tersebut akan naik pada puncak kesuburan wanita dan keberadaannya di tubuh bisa didorong oleh obat tertentu dan kondisi medis.

Peneliti menduga, timbunan lemak yang berlebih, perilaku yang menetap atau keduanya bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Untuk itu, latihan aerobik penting dalam memoderasi efek estrogen.

"Latihan, yang dikenal bisa mendukung kebugaran dan meningkatkan kesehatan jantung, juga kemungkinan membantu mencegah kanker payudara dengan mengubah metabolisme estrogen," kata Mindy S. Kurzer, Ph.D., profesor di Departemen Ilmu Pangan dan Gizi di University of Minnesota di Saint Paul seperti dikutip dnaindia, Minggu (12/5/2013).

Menurutnya, studi observasional menunjukkan aktivitas fisik menurunkan risiko kanker payudara, tetapi tidak ada studi klinis yang menjelaskan mekanisme tersebut.

Hasil studi ini dipublikasikan di Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention, sebuah jurnal dari American Association for Cancer Research.

Kurzer juga bekerja sama dengan peneliti di University of Pennsylvania di Philadelphia, pada wanita dengan risiko tinggi untuk kanker payudara.

Jadi, untuk apa menunggu. Mari mulai biasakan berolahraga!

Sumber: liputan6.com

Inilah Alasan Utama Pria Suka Payudara Wanita


Alasan Utama Pria Suka Payudara Wanita

Penulis buku terkenal Larry Young dan Brian Alexander mengumpulkan alasan utama pria yang terobsesi payudara wanita dalam bukunya yang berjudul 'The Chemistry between us: Love, Sex and the science of attraction'.

Di bukunya, kedua orang ini menuliskan alasan utama pria terobsesi payudara wanita adalah hormon yang dilepaskan saat menyusui.

"Hormon ini membentuk ikatan yang kuat antara ibu dan bayi, dan juga memelihara ikatan yang kuat antara kekasih," jelas Young, seperti dilansir TimesofIndia, Jumat (11/5/2013).

Young beranggapan kalau pria adalah satu-satunya mamalia jantan yang selalu terpesona oleh payudara dalam konteks seksual.

"Dan wanita adalah satu-satunya mamalia betina yang payudaranyanya terus membesar saat pubertas, kehamilan dan melahirkan," ujarnya.

Young juga mengungkapkan para pria yang senang membelai, memijat dan secara lisan merangsang payudara wanita selama foreplay dan seks.

"Payudara memang sangat menarik perhatian pria. Ini biologis dan sudah tertanam dalam-dalam di otak kita," tulisnya.

Sumber: liputan6.com

Penasaran Seks Tanpa Orgasme? Karezza Jawabannya!!

Penasaran Seks Tanpa Orgasme? Karezza Jawabannya!

Berhubungan intim diklaim adalah usaha untuk meningkatkan suatu hubungan. Dalam istilah sederhana, seks tanpa kasih sayang akan percuma.

Seperti dilansir TimesofIndia, Sabtu (11/5/2013), seksolog ternama Dr Gabrielle Morrissey menyampaikan fokus pada seks sebagai pengalaman sensual adalah hal yang penting. Karezza disebut-sebut adalah praktek seksual yang baik dilakukan pasangan.

"Ini akan membuat pasangan berpikir tentang memberi dan menerima kenikmatan tanpa mendapatkan klimaks bercinta,"ujarnya.

Penelitian menunjukkan bahwa ketika berhubungan seksual, seseorang akan menghargai hubungannya lebih erat dari sebelumnya. "Dengan Karezza ini pasangan akan terus mengejar orgasme," tambah Dr Morrisse.

"Berhubungan seksual memang perlu dilakukan untuk menjaga romantisme hidup antara pasangan yang paling dibutuhkan selama hidupnya,"ujarnya.

"Pasangan yang melakukan Karezza cenderung bercinta lebih sering daripada mereka yang melakukan seks konvensional," katanya.

Menurut Morrisse, Karezza telah memperkuat keyakinannya bahwa praktek seksual ini meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan.

Karezza adalah melakukan hubungan seks secara teratur tanpa diakhiri dengan orgasme.

Sumber: liputan6.com