CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Rabu, 24 September 2014

Terapi untuk Mengatasi "Mr P" Loyo.

|
Ilustrasi

Bertambahnya usia bisa membuat hasrat seksual dan kemampuan penis tidak sebaik sebelumnya. Tentu saja, ketidakmampuan untuk mencapai ereksi alias impotensi ini bisa membuat hidup seorang pria seolah tamat. 

Akan tetapi, sebenarnya banyak yang bisa diperbuat untuk mengatasi kondisi tersebut. Jangan sekadar bertanya kepada teman atau membaca di internet, tetapi datanglah ke dokter dan carilah kemungkinan terapinya. 

"Biasanya mereka baru ke dokter setelah dua atau tiga tahun, dan tidak jarang pasangan mereka yang berinisiatif untuk mengajak," kata Graham Jackson, seorang seksolog.

Pengobatan disfungsi ereksi (DE) akan disesuaikan dengan penyebabnya. Jika impotensi karena faktor psikologis, seperti stres atau depresi, biasanya Anda akan dianjurkan untuk melakukan konseling. 

Untuk kasus impotensi yang disebabkan oleh penyakit kronis, seperti hipertensi atau kolesterol, tentu saja yang harus dilakukan adalah mengatasi penyebabnya. Ini berarti Anda harus hidup lebih sehat. 

Berikut adalah beberapa hal yang bisa membantu Anda mengembalikan "keperkasaan" di tempat tidur. 

1. Sildenafil sitrat/Viagra.

Konsumsi sildenafil sitrat, zat aktif dalam obat Viagra, cocok sebagai pertolongan pertama bagi penderita DE. Dokter dapat memberi resep untuk konsumsi Viagra, Cialis, atau Levitra. Tablet tersebut membutuhkan 30 hingga 60 menit untuk dapat bekerja. Viagra akan merelaksasi pembuluh darah di penis sehingga darah mengalir lebih lancar dan membuat ereksi lebih mudah. Efek dari Viagra dan Levitra dapat mencapai 8 jam, sedangkan Cialis mampu mencapai 36 jam. Namun, ereksi tetap hanya akan terjadi jika ada rangsangan.

Konsumsi obat-obatan antiimpotensi memerlukan resep dokter karena ada beberapa kondisi yang tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi obat ini, misalnya jika Anda juga mengonsumsi obat penyakit jantung. 

2. Suntikan

Terapi ini cocok bagi penderita impotensi karena faktor penuaan atau diabetes yang sudah tidak bisa dibantu dengan obat. Suntikan Alprostadil langsung pada penis dapat membantu ereksi bilamana obat seperti Viagra tidak mempan. Ereksi tersebut biasanya dimulai 15 menit setelah suntikan, dan dapat berlangsung hingga 1 jam. Cara kerja Alprostadil adalah merelaksasi otot dan pembuluh darah sehingga aliran darah ke penis menjadi lancar.

Alprostadil juga terdapat dalam bentuk pelet yang akan dimasukkan melalui lubang penis atau uretra dan nantinya akan diserap ke pembuluh darah. Cara ini memang tidak seefektif suntikan. Sebanyak 10 persen dari penggunanya juga mengeluhkan rasa sakit seperti terbakar.

Ada juga bentuk krim dari Alprostadil bernama Vitaros. Sebuah studi dalam Journal of Sexual Medicine pada tahun 2009 mengklaim bahwa 74 persen dari 1.200 lelaki pengguna Vitaros mengalami ereksi yang lebih baik daripada yang hanya memakai placebo, dengan sedikit efek samping. 

3. Hormon
Konsumsi hormon dapat dipilih sebagai alternatif bagi mereka yang tidak mempan minum obat ataupun mudah kelelahan. Tingkat hormon testosteron lelaki dapat menurun seiring pertambahan usia atau sebagai dampak dari diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan stres. Bila Anda mengalami penurunan libido yang parah, segera tes darah untuk mengukur kadar hormon ini.

Hormon dapat dikonsumsi dalam bentuk tablet, suntikan, atau gel. Tablet tersebut akan ditempelkan di gusi Anda sehingga akan meleleh secara bertahap hingga 12 jam. Suntikan hormon dapat dilakukan oleh seorang perawat dan mampu bertahan hingga tiga bulan. Untuk bentuk gel, Anda dapat mengoleskannya di dada atau lengan.

Meski diklaim efektif, terapi ini masih kontroversial karena beberapa ahli mengaitkannya dengan bahaya kanker dan penyakit jantung.

4. Operasi
Cara ini cocok untuk mereka yang menderita cedera di tulang panggul atau tulang belakang. Bedah implan juga dimungkinkan dalam kasus-kasus yang cukup parah. Operasi ini melibatkan anestesi umum atau hanya di bagian panggul. Kemudian, ahli bedah akan memasukkan implan silikon ke penis. Silikon tersebut setengah kaku dan tidak bisa kempis.

Implan tersebut punya silinder yang terhubung ke pompa kecil yang ditanam di dalam skrotum dan akan membesar atau ereksi jika dipompa.

Sumber :



Kamis, 18 September 2014

Berapa Lama Idealnya Pria Bertahan di Tempat Tidur?

ilustrasi


Berapa lamakah idealnya seorang pria harus perkasa di tempat tidur? Banyak pria yang sering kurang percaya diri dengan kemampuannya memuaskan pasangan di tempat tidur. Ada yang menganggap mereka minimal harus bertahan lebih dari satu jam.

Anggapan tersebut wajar saja karena selama ini kita dibombardir dengan tayangan film atau majalah yang membuat pria percaya bahwa wanita menikmati (dan butuh) sesi yang lama.

Sayangnya, kemampuan seks pria tak selalu prima. Dalam penelitian yang dimuat dalam buku The New Naked: The Ultimate Sex Education for Grown-Ups ditemukan bahwa saat penetrasi rata-rata pria hanya bertahan selama dua menit, bahkan kurang.

Meski waktu tersebut terkesan sangat cepat, tetapi kabar baiknya adalah wanita ternyata tak banyak mengeluh dengan kemampuan seksual mereka. Sebenarnya bukan wanita yang ingin seks lebih lama, melainkan justru pria yang ingin memperpanjang kemampuan bercintanya.

Jika Anda sangat ingin memiliki sesi bercinta yang lebih lama dari biasanya, ada beberapa hal yang sebenarnya dapat membantu.

-  Jangan lupa berlatih senam kegel. Pria yang rutin melakukan senam kegel selama 12 minggu diketahui bisa memperlama waktu ejakulasi mereka. Bagaimana melakukan senam kegel?

- Jangan dikejar target. Ketika kita membayangkan hubungan seksual, kita cenderung menetapkan orgasme sebagai target akhir. Padahal, hal tersebut tak selalu perlu. Sebenarnya seks jauh lebih berarti dari orgasme. Ini adalah tentang hubungan, keintiman, kenyamanan, dan kenikmatan.

Jangan paksa diri sendiri harus sudah mencapai orgasme pada menit kesekian. Namun, pikirkan apa yang bisa membuat pasangan merasa lebih baik. Jika orgasme sudah tercapai, jangan langsung merasa seks telah berakhir. Anda bisa melanjutkannya dengan afterplay.

- Lakoni gaya hidup sehat. Ereksi yang kencang berasal dari aliran darah yang lancar. Itu sebabnya, pastikan seluruh pembuluh darah dalam kondisi prima dengan cara hidup aktif, menjauhi rokok, dan makan makanan sehat.

- Fokuslah pada kebutuhan pasangan dan hasratnya seperti kebutuhan Anda sendiri. Pasangan Anda mungkin tidak butuh seks berjam-jam. Mungkin yang sebenarnya ia cari adalah kualitasnya. Apakah pemanasan yang diberikan sudah cukup untuknya mencapai klimaks? Apakah Anda egois hanya menyukai satu posisi tertentu? Terakhir, jika ingin bertahan lama di ranjang, ingatlah bahwa latihan membuat Anda lebih sempurna.


Resiko di Balik Manisnya Minuman Ringan


Minuman bersoda.

Minuman ringan berdampak tak semanis rasanya. Minuman ini cepat sekali membuat berat badan naik. Dibandingkan makanan, kalori di dalam minuman sifatnya tidak mengenyangkan.


Kalori dalam bentuk cairan dikatakan cepat menaikkan berat badan karena masuk ke dalam tubuh dengan sangat mudah. Minuman itu menghilangkan dahaga tetapi tidak mengenyahkan rasa lapar. Itu sebabnya mereka yang meneguk minuman bersoda yang sangat manis tidak mengurangi jumlah kalori dari makanan yang disantapnya.

"Banyak orang tidak memikirkan apa yang mereka minum dan dampaknya terhadap pola makan keseluruhan," kata Rachel Johnson, PhD, RD, peneliti dari University of Vermont.

Sebaliknya, dengan minuman bersoda itu, ada kecenderungan untuk makan lebih banyak. Studi dari Yale University menganalisa 88 penelitian soal soda dan menemukan kaitan jelas antara asupan soda dan ekstra kalori dari makanan.

"Penelitian paling meyakinkan menyimpulkan bahwa ketika orang meneguk minuman ringan, mereka mengonsumsi lebih banyak kalori dari makanan dibandingkan di hari-hari mereka tidak meneguk minuman ringan," kata Marlene Schwartz, peneliti dari studi tersebut.

Belakangan ini karena tekanan dari masyarakat yang ingin hidup sehat, merek-merek minuman ringan menjual produk soda diet. "Baru ada sedikit bukti bahwa soda diet membantu menurunkan berat badan. Faktanya, sebuah penelitian membuktikan orang meneguk minuman bersoda untuk membenarkan dirinya makan lebih banyak," kata Marion Nestle, profesor gizi dari New York University.

Bukan Pembenaran

Memang minuman soda diet yang nol kalori lebih baik dari minuman soda biasa. "Boleh-boleh saja menikmati soda diet sepanjang tidak menggunakannya sebagai pembenaran untuk membolehkan diri makan lebih banyak. Banyak orang minum soda diet agar bisa makan lebih banyak kue dan cake," kata Nestle.

Tekanan dari masyarakat untuk bisa hidup sehat membuat produsen minuman ringan memproduksi minuman dengan tambahan vitamin dan mineral. Ada juga produk minuman ringan bersoda dengan label zero calorie alias nol kalori.

"Industri minuman termasuk minuman ringan bersoda berpikir bisa menjadi bagian dari gaya hidup seimbang dan sehat," kata Tracey Halliday, juru bicara American Beverage Association. Ia menunjuk produk minuman jus, minuman olah raga, minuman ringan diet bisa menjadi bagian hidup sehat.

"Agak menggelikan kalau memasarkan minuman ringan sebagai minuman sehat. Namun konsumen sekarang membutuhkan makanan dan minuman yang terlihat sehat dan produsen membutuhkan kenaikan penjualan," kata Nestle.

Ia berpendapat sebetulnya sebagian besar dari kita tak membutuhkan tambahan vitamin dari minuman. "Kita tak mengalami kekurangan vitamin. Minuman ringan yang diberi tambahan vitamin tidak menjawab masalah obesitas, penyakit jantung atau kanker," katanya.

Menurut Johnson, bukan vitamin dalam minuman ringan itu yang dibutuhkan tubuh. "Nutrisi yang dimasukkan ke dalam minuman bukanlah nutrisi yang selama ini selalu dibutuhkan tubuh, seperti kalsium, potassium, folat atau vitamin D," ujarnya.

Ia menyarankan konsumen untuk memilih minuman yang tak hanya melegakan dahaga tapi juga memberikan tambahan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Contoh minuman itu adalah jus buah asli bikinan sendiri tanpa tambahan gula dan susu rendah lemak atau susu skim.

"Minuman seperti inilah yang membantu kita memenuhi kebutuhan gizi dan sesuai dengan rekomendasi kebutuhan gizi dari para ahli," katanya.

Sumber: kompas.com