CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juni 2011

10 Cara Mengasah Daya Ingat Anak


KEMAMPUAN memori tiap anak berbeda dan tidak semata-mata ditentukan oleh faktor genetik. Pun ditentukan oleh rangsangan (stimulasi) dan pembentukan yang dimulai sejak dini. Peran orangtua sangat penting dalam proses pembentukannya. "Harus dilakukan secara kontinu!, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan :

10 Cara Mengasah Daya Ingat Anak - www.iniunik.web.id

  1. Perhatikan Asupan Gizi. Daya ingat merupakan bagian dari kognitif anak dan dipengaruhi oleh faktor fisiologis (fisik) dan lingkungan. Orangtua harus memerhatikan asupan makanan – berkaitan dengan perkembangan otak dan organ tubuh lainnya - mulai janin masih dalam kandungan hingga lahir. Jika dalam kandungan sudah bermasalah, maka akan memengaruhi perkembangan janin, khususnya otak. Cukupkanlah asupan gizi, vitamin, asam folat untuk merangsang otak anak yang akhirnya akan memengaruhi daya ingatnya. Jika gizi tak terpenuhi – zat besi misalnya – anak akan mudah mengantuk. Akibatnya dia tidak optimal saat menerima atau mengingat informasi.
  2. Cukup Oksigen. Kebutuhan oksigen juga penting. Jika suplai oksigen terpenuhi maka sirkulasi darah akan lancar mengingat si balita lebih banyak beraktivitas di luar ruangan, sehingga akan mendukung proses kognitifnya. Kemampuan memori anak pun meningkat.
  3. Mengingat Sambil Menyanyi. Banyak cara dapat dilakukan untuk meningkatkan daya ingat dan mengasah ketajaman berpikir anak. Salah satunya belajar sambil bernyanyi. Hal-hal sederhana pun mampu memberikan rangsangan pada ketajaman memori seperti mengingat warna, huruf, angka, lewat lagu.
  4. Mengingat Dengan Benda. Bagian kognitif anak masih dalam proses perkembangan, oleh karena itu dalam mengajak anak mengingat sesuatu harus menggunakan suatu hal (media) yang konkret. Anak akan lebih mudah mengerti menggunakan alat peraga daripada hanya dengan kata-kata. Misalnya dalam mengenalkan bentuk, warna atau simbol-simbol visual.
  5. Menghafal Lewat Dongeng. Bacakan si kecil buku cerita sebelum tidur. Setelah selesai, ajaklah si kecil untuk kembali mengingat jalan cerita cerita tadi, seperti nama tokoh, nama tempat dan seterusnya. Dengan melakukan pengulangan, lama-lama anak akan terbiasa mendengarkan dan merekamnya dalam memori mereka. Selain buku cerita bisa juga meggunakan boneka tangan, gambar-gambar yang bisa diganti-ganti atau improvisasi orangtua.
  6. Meniru Gerakan. Kegiatan fisik pada usia balita sangat diperlukan untuk mengembangkan sensor motorik dan sebagai salah satu cara untuk mengeksplorasi lingkungan. Hal ini pun bisa dimanfaatkan untuk sekaligus memberi rangsangan kemampuan mengingat pada anak. Caranya, ajaklah dia menirukan gerakan Moms. Misal, loncat, berlari. Bila anak berhasil, lanjutkan ke tahap yang lebih sulit dengan lebih banyak gerakan. Alhasil, anak akan terbiasa untuk mengingat sesuatu yang diterimanya dengan cepat dan mampu untuk 'memanggil' ingatannya kembali.
  7. Mengasosiasikan Bentuk. Jika anda ingin mengenalkan berbagai jenis angka pada si kecil, asosiasikan menggunakan bentuk benda tertentu dengan harapan anak akan mudah mengingatnya. Contoh, angka 2 diibaratkan seperti bentuk bebek, angka 4 seperti bangku terbalik.
  8. Mainan Berprosedur. Jika ingin mengenalkan mainan, pilihlah mainan yang cocok untuk merangsang daya ingat anak. Kenalkan mainan yang memiliki prosedur misalnya; ular tangga, monopoli, dan sebagainya. Jadi tekankan pada prosedurnya, apa yang harus dilakukan pada tahap pertama, lalu kemana dan apa selanjutnya, ada pengulangan bertahap. Maka anak akan mengingat pengulangan tersebut.
  9. Mengingat Lewat Gambar, Suara, dan Gerakan. Ada beberapa tipe belajar bagi anak-anak, melalui visual (gambar), auditif (lagu/suara), atau kinestetik (gerakan/alat peraga). Ini yang harus diperhatikan! Bagi anak dengan tipe belajar secara visual, dia akan lebih tertarik dengan sesuatu yang ada bentuknya (gambar) – melihat langsung. Misal, jika ingin bercerita tentang pohon, tidak hanya menggunakan kata-kata, namun juga harus ada gambar. Untuk anak dengan tipe belajar secara auditori atau kinestetik, dia akan mudah mengingat sesuatu melalui suara atau gerakan. Misalnya dalam cerita ada gerakan berlari-lari, ajak anak ikut berlari-lari. Bagi anak yang mudah belajar dengan gerakan, bagian ketika dia berlari-lari, itu akan membuka kunci memorinya. Nah, lewat dongeng, biasanya ada kombinasi antara visual, auditif, dan kinestetik saat anak menceritakan kembali.
  10. Konsep Mind Mapping. Konsep memetakan pikiran ini dapat Moms ajarkan ketika anak sudah mulai mengenal bentuk, warna, simbol-simbol visual. Cara ini tak harus menggunakan kata-kata, melainkan menggunakan gambar-gambar. Misal, mengenalkan konsep rumah. Di rumah itu biasanya ada lemari, pintu, meja, kursi, jendela. Lalu di halaman rumah, ada pohon, rumput, atau bunga. Semua itu harus dijabarkan dalam bentuk gambar. Benda lain yang dapat Moms ajarkan dengan metoda ini misalnya bagian tubuh manusia atau mobil. Dengan begitu, daya ingat si kecil sudah dilatih sejak dini dan dapat membantu proses belajar saat dia bersekolah di SD dimana dia tidak harus menghafal.

Baca Selengkapnya : http://www.iniunik.web.id/
















Mengapa Orang Kota Lebih Rentan Gangguan Jiwa



VIVAnews - Perkotaan menawarkan kehidupan segala kemudahan dan serba praktis. Tak mengherankan, kota bagai magnet yang menarik orang untuk datang dan tinggal di sana.
Namun pernahkah terpikir bahwa hidup di kota memicu munculnya gangguan jiwa yang lebih tinggi daripada tinggal di kota kecil atau pedesaan?

Menurut sebuah studi yang dilaporkan dalam jurnal Science Nature, masyarakat kota lebih rentan terhadap gangguan mental dibandingkan mereka yang tinggal di desa atau kota yang lebih kecil.

Seperti dilansir dari The Huffington Post, psikiater Andreas Mayer Lidenberg yang juga seorang kolabolator dari Institut Kesehatan Mental dan Fakultas Kedokteran Universitas Heidelberg, Jerman telah meneliti 32 responden dari kota besar, kota kecil, dan desa. Dia meminta para responden untuk mengerjakan masalah aritmatika sulit, sembari meneliti kerja otak mereka.

Pada penelitiannya ditemukan bahwa otak responden yang tinggal di kota besar menunjukan aktivitas lebih besar dalam amigdala, yaitu bagian dari otak yang sangat aktif pada orang dengan kecemasan berlebih.

Dia juga menemukan bahwa mereka yang dibesarkan di sebuah kota menunjukan aktivitas di perigenual anterior cingulate cortex (pACC), sebuah bagian otak yang terlibat dalam beberapa penelitian tentang schizophrenia. Schizophrenia adalah kelainan otak yang berakibat otak tidak berfungsi dengan benar.

Hasil studi awal mendorongnya untuk melakukan studi lebih lanjut, kali ini dengan isyarat visual dari ilmuwan yang mengerutkan kening pada mereka ketika mereka menyelesaikan masalah aritmatika. Sekali lagi, mereka menemukan respon stres yang lebih besar dibandingkan mereka yang tinggal jauh dari kota.

Menurutnya, bahkan gen terkuat yang terkait dengan schizophrenia pun hanya meningkatkan 20 persen resiko gangguan. Akan tetapi, penyakit ini dua kali lebih beresiko pada orang yang tinggal di kota. Semakin besar sebuah kota, semakin tinggi resiko.

Namun, jumlah responden yang terlalu kecil tidak dapat mewakili sebuah kesimpulan yang menyakinkan. Karenanya, tim peneliti berencana untuk melakukan penelitian serupa dalam populasi masyarakat yang lebih besar. Hal ini dilakukan untuk memetakan hubungan antara isolasi sosial dengan penyakit mental.

Sementara itu, para peneliti telah lama mencari hubungan antara penyakit mental dengan kekisruhan kehidupan kota. Tekahan hidup di kota pun terbukti kuat dapat mengakibatkan gangguan mental pada masyarakat yang tinggal di dalamnya.
• VIVAnews

Jumat, 24 Juni 2011

Ngeseks Sensasional Berkat Ramuan India


Saatnya bercinta (Foto: Idiva)
Saatnya bercinta (Foto: Idiva)

RAMUAN tradisional ternyata tak hanya menambahkan cita rasa lezat pada masakan, tapi juga menyuntikkan semangat seksual yang membara.

Apakah Anda penyuka kari India? Jika ya, mungkin Anda sosok yang beruntung. Pasalnya, rasa kari yang dihasilkan dari ramuan khas India memberikan gairah seksual ekstra pada Anda, seperti diungkap sebuah studi baru.

Para peneliti menemukan bahwa pria yang mengonsumsi herbal "fenugreek" dapat meningkatkan dorongan seks setidaknya seperempat lebih tinggi dari mereka yang tidak mengonsumsinya, seperti dirilis Times of India.

Sebanyak 60 pria sehat berusia antara 25 sampai dengan 52 tahun sempat diuji dengan mencoba mengonsumsi ekstrak herbal tersebut dua kali sehari selama enam minggu. Terbukti, tingkat libido mereka yang dimonitor para peneliti menggunakan sistem angka menunjukkan perubahan jumlahnya setelah tiga dan enam pekan.

Dalam waktu enam pekan, skor mereka meningkat dengan rata-rata 16,1-20,6 hingga naik menjadi 28 persen, seperti dilaporkan Daily Mail dan dirilis Times of India.

Biji "fenugreek" mengandung senyawa yang disebut saponin yang diperkirakan dapat merangsang produksi hormon seks pria, termasuk testosteron.

Tes dilakukan oleh para peneliti dari Pusat Kedokteran Klinik dan Molekuler Integratif di Brisbane, Australia. Mereka mengatakan, "Studi ini menunjukkan bahwa ada perbaikan yang signifikan dalam fungsi seksual dan kinerja setelah pengobatan.
(okezone)

Kalimat Sakti Ini Sulut Birahi Pria



(Foto: gettyimages)
(Foto: gettyimages)

MERASA tak pandai merayu untuk menyenangkan pasangan saat di ranjang? Beberapa kalimat dijamin mampu menyulutkan gairahnya.

Lupakan sejenak soal skenario rayuan yang menegangkan sekaligus memusingkan. Agenda ranjang tak memerlukan kalimat puitis untuk memenangkan gairah pasangan.

Terkadang, satu-satunya hal yang dapat mengaktifkan gairah pria hanyalah memainkan suara Anda dengan kalimat sederhana dan tepat.  Berikut beberapa kalimat untuk memastikan gairahnya menyala malam ini, seperti dibeberkan Sheknows.

"Mari kita habiskan malam ini"

Jadikan malam ini sebagai malam spesial bersamanya. Kejutkan dia dengan rencana tak terduga. Lakukan sesuatu hal yang sedikit nakal. Berjongkoklah di bawah selimut dengan pasangan Anda, lalu bermain bak anak-anak sambil menikmati sentuhan satu sama lain.

"Kamu terlihat sangat menarik malam ini"

Tak perlu melayangkan pujian berlebihan. Katakan saja kalimat sederhana yang justru mendatangkan keajaiban bagi kepercayaan dirinya. Jika dia memang tampil lebih menarik dari biasanya, tentu dia akan lebih percaya diri dan membuat performa ranjangnya kian memanas.

"Aku sangat bersyukur memilikimu"

Di tengah kesibukan di kantor, ternyata dia masih menyediakan waktu untuk memerhatikan buah hati. Tentu ini sebuah prestasi yang perlu diapresiasi. Ketika mereka dia merasa dibutuhkan, ia pun jauh merasa lebih jantan. Dan, perasaan kejantanan pasti akan sangat ampuh memanaskan gairahnya malam ini.

"Mari bercinta sekarang"

Terkadang, pria hanya membutuhkan kalimat sederhana untuk mengaktifkan gairahnya. Jika ingin memenangkan gairahnya, biarkan dia tahu bahwa Anda pun menginginkannya malam ini. Dijamin, dia akan langsung bersiaga menyambut tantangan ranjang dari Anda.



(Okezone )

Rabu, 22 Juni 2011

Satu dari 10 Wanita Menderita Kanker Payudara



Dr. Samuel Haryono SpB Onk (K) bersama Prof. Eisuke Fukuma MD PhD mempraktikkan bedah di RS MRCC Siloam

Satu dari 10 wanita diperkirakan menderita kanker payudara, yang disebabkan oleh gaya hidup modern. Kanker payudara merupakan kanker kedua terbanyak di Indonesia, setelah kanker serviks.
Prof Tan Yah Yuen dari Singapura mengatakan, pendekatan baru operasi kanker payudara termasuk pengangkatan payudara dengan mempertahankan puting susu. Konservasi payudara ini dimungkinkan dengan bantuan pemeriksaan Sentinel Lymph Node, menggunakan gamma kamera SPECT yang bisa secara tepat melihat penyebaran sel kanker di kelenjar getah bening yang terjangkit saja. Fasilitas ini sudah tersedia di RS MRCCC Siloam Jakarta.
Hal ini terungkap dalam Simposium Penanganan Terkini Kanker Payudara, Hati dan Usus Besar. Acara ini diprakarsai RS MRCCC Siloam sebagai perwujudan nyata komitmen MRCCC Siloam memberikan pelayanan kesehatan yang baik untuk penanganan penyakit kanker. Jika ditangani dan diobati sejak dini, akan memberikan harapan hidup yang lebih baik. Disebutkan, deteksi dini pada kanker payudara termasuk screening dengan USG, mamografi, MRI payudara, biopsi, endoskopik breast surgery, image guided non surgical ablation untuk kanker ukuran kecil, perlu dilakukan untuk penanganan kanker sejak dini.
Simposium yang memberikan nilai tambah bagi praktisi kanker ini, menghadirkan sekitar 50 pakar kanker international, President World Gastroenterology Organization Prof. G.N.J Tytgat MD PhD dari Belanda; Prof. Harald J. Hoekstra MD, PhD - Profesor Surgical Oncology dari UNMCG Netherlands, dan Prof. Eisuke Fukuma MD PhD – Director of Breast Cancer, Kameda Medical Centre Jepang, dan pakar bedah kanker national Dr. Samuel Haryono SpB Onk (K).
Dalam simposium ini, ditampilkan juga Oncoplastic Surgery pada pasien kanker payudara oleh Dr. Samuel Haryono SpB Onk (K) bersama Prof. Eisuke Fukuma MD PhD, yg direlay secara live dari ruang operasi RS MRCCC untuk disaksikan 200 peserta dokter ahli bedah dan internist dari seluruh rumah sakit dan fakultas kedokteran dari seluruh Indonesia.
Hal lain yang diangkat sebagai topik dalam simposium dan workshop tiga hari ini adalah kanker hati dan usus besar.
Menurut Prof Pierce Chow, Asia Pasifik menanggung beban 70 persen dari seluruh insidens kanker hati (liver) dunia, disebabkan penyakit hepatitis viral kronis dan Hepatitis B (peradangan kronis pada jaringan hati karena disebabkan oleh virus). "Namun secara keseluruhan, hanya 5-15 persen dari pasien yang terdiagnosis menderita kanker hati dapat menjalani operasi pengangkatan kanker, karena adanya fungsi hati yang sudah menurun atau adanya sirosis hati," tambah dr Irsan Hasan.
Pada pasien kanker hati yang tidak bisa menjalani operasi pengangkatan kanker, dapat dilakukan teknik ablasi lokal (dengan Percutaneus Ethanol Injection [PEI], Microwave Coagulation Therapy [MCT], dan Radiofrekuency Ablation [RFA]). Yang dimaksud dengan Microwave Coagulation Therapy adalah memanaskan sel tumor hingga suhu 600 sehingga sel tumor tersebut mati.
"TACE (Trans Arterial Chemo Embolization) digunakan sebagai terapi tambahan pada penderita kanker hati yang bersifat minimal invasif. Tujuan dilakukan terapi ini adalah mengecilkan sel tumor, meningkatkan kualitas hidup dengan pemberian kemoterapi dan menutup pembuluh darah yang memberi makan sel tumor," ungkap dr. Soewandi A.H dari RS MRCCC Siloam Jakarta.
Pencegahan terjadinya kanker hati pada seseorang, yaitu dengan imunisasi rutin hepatitis B, pemeriksaan AFP, USG perut, diagnosis dini dan pengobatan dini hepatitis B. Dengan adanya diagnosis dini dan pengobatan dini hepatitis B, akan memperpanjang survival dan memungkinkan deteksi dini kanker hati. Kanker hati yang terdeteksi dini akan memiliki tingkat kesembuhan yang lebih tinggi.
Kanker Colorectal (usus besar) disebabkan antara lain: faktor keturunan (genetik), adanya riwayat sebelumnya pasien menderita tumor jinak pada usus besar, pasien yang menderita peradangan usus (Inflamantory Bowel Disease), selain itu diet dan paparan terhadap zat-zat tertentu memudahkan dalam timbulnya kanker pada seseorang.
"Semakin dini ditemukan jaringan kanker, kondisi ini memberikan hasil akhir yang lebih baik bagi pasien, serta menurunkan tingkat kematian pada pasien. Metode-metode yang digunakan untuk deteksi dini kanker usus besar, di luar biopsi, antara lain: endoskopi, chromoskopi, endoskopi autofluorescent, narrow band imaging, dan endomicroscopy," jelas Emer Prof GNJ Tytgat, President World Gastroenterology Organization dari Belanda.
"Terapi dari kanker usus besar ini adalah operasi terbuka, operasi laparoskopi (operasi dengan menggunakan fiber optik yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien. Operasi ini memungkinkan irisan pada kulit yang lebih sedikit dan tingkat perawatan di rumah sakit lebih singkat), kemoterapi, dan terapi target," kata dr Errawan R. Wiradisuria.
"Keberhasilan pengobatan dan terapi kanker tentunya ditopang olehalat kesehatan mutakhir. RS. MRCCC Siloam telah memiliki alat LINAC IX untuk radiotherapy patient kanker dengan tehnology IMRT, yang memungkinkan radiasi yang tepat sasaran pada sel kanker, ditunjang PET/CT sebagai teknologi mutakhir dalam mendeteksi kanker. Ini berperan besar dalam menentukan staging awal penyakit kanker serta evaluasi keberhasilan terapi (baik chemo, radiasi dan bedah). Hal lain, PET/ CT dapat juga untuk menilai kekambuhan / metastase ( penyebaran ) sel kanker dalam tubuh," demikian Dr Eko Purnomo SpKn dan Hanny Moniaga, CEO RS. MRCCC Siloam.


Sumber : KOMPAS.com -











Berpikir Positif Kunci Linda Menang Lawan Kanker


Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar


Apa yang terbersit dalam benak anda jika hasil diagnosa dokter menyatakan harapan hidup anda tinggal 40 persen karena kanker payudara ? Hal tersebut ternyata pernah dialami Linda Amalia Sari Gumelar, isteri Agum Gumelar, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Jangan pernah berpikir negatif. Positif sajalah, karena segalanya akan menyehatkan kita. Banyak hikmah yang saya dapat"

Meski merasa sangat terpukul dan tidak menerima atas kenyataan pahit yang didapatnya, tetapi Linda berhasil mengalahkan kanker payudara dengan bermodalkan keinginan kuat dan tetap berpikir positif.
Tahun 1996 adalah awal mimpi buruk itu datang. Bermula dari rencana pergi menunaikan ibadah haji bersama sang suami tercinta, akhirnya dengan sangat menyesal niat itu harus dibatalkan. Mendadak Linda merasakan ada sesuatu yang aneh pada payudaranya.

Seketika itu juga, dia memutuskan untuk pergi berobat ditemani oleh dokter keluarga, untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sesampainya di rumah sakit, Linda menjalani pemeriksaan USG, dan pihak dokter saat itu menemukan sesuatu yang tidak normal pada kedua payudaranya. Namun di situ Linda juga masih tidak berpikir ada suatu bahaya yang sedang mengancam dirinya. Keterangan tentang penyakit yang diidapnya akhirnya diketahui dari dokter keluarga yang saat itu turut mendampinginya.
"Pas tahu menderita kanker, barulah saya menangis. Saat itu saya hanya ingat anak. Saya enggak ingat diri saya kena kanker," ujarnya kepada Kompas Health, Kamis (22/6/2011)
Untuk memastikan kebenaran penyakitnya, Linda pun menjalani pemeriksaan mamografi. Dan hasilnya memang positif kanker payudara. "Saat itu saya cuma ditemani dokter keluarga. Jadi suami belum tahu. Saya tidak mau kasih tahu lewat telepon karena nanti malah bikin suasana panik," imbuhnya.
Tak terasa hampir seharian melakukan pemeriksaan, dan sore itu akhirnya Linda pulang ke rumah dengan beban yang cukup berat. Begitu sampai di rumah dan bertemu dengan Agum (suami), Linda menceritakan soal penyakit yang menimpanya. Dan seketika itu juga air matanya kembali tumpah.
"Pak Agum panik, terus telpon dokter keluarga. Dokter datang ke rumah dan ibu bapak saya juga. Di situ kami rapat, karena dokter minta hari Seninnya harus operasi. Saat itu dibilang untuk nyawa saya tinggal 40 persen dan penyakit 60 persen," tuturnya.
Mendengar pernyataan dokter terkait peluang untuk bisa hidup yang tinggal 40 persen, keluarga besar akhirnya memutuskan untuk melakukan pengobatan ke luar negeri. Belanda saat itu menjadi tempat tujuan untuk menjalani pengobatan. Dipilihnya Belanda juga bukan tanpa alasan. Pasalnya, secara tidak sengaja, Linda teringat akan sahabatnya Rima Melati, yang dulu juga pernah mengalami hal serupa sebagaimana yang dia alami pada saat itu.
"Pada saat ke Belanda itu bulan April. Itu habis musim dingin. Ditambah lagi musim paskah. Jadi nggak ada orang. Semua pada acara paskah," imbuhnya.
Walaupun beban yang ditanggungnya cukup berat, Linda tidak mau terlihat sedih di depan keluarganya. Ia berpikir, kesedihan tidak akan membantu menyelesaikan masalah. Sehari sebelum tiba saatnya melakukan operasi, wanita yang juga aktif di organisasi keluarga TNI tersebut mengaku pasrah dan ikhlas.
Hanya satu permintaannya saat itu, yakni bisa melihat anak pertamanya lulus kuliah dan meraih gelar sarjana. Keikhlasan justru membuat suasana hatinya menjadi lebih tenang dan rileks.
Saatnya pun tiba. Sebelum masuk ruang operasi, sang suami (Agum) memberikan kata-kata penyemangat untuk sang isteri. "Komando ma", ucap Agum Gumelar seperti ditirukan Linda.
Operasi yang berjalan hampir 5 jam akhirnya selesai. Namun hasilnya belum dapat dipastikan saat itu juga. Pasalnya, harus menunggu putusan laboratorium sekitar seminggu lamanya.  Saat pengumuman hasil operasi dan pemeriksaan laboratorium tiba, ketegangan mulai terlihat. Linda mengaku saat itu adalah momen yang cukup menegangkan untuk dia dan keluarga.
"Pas sudah waktunya diumumkan, di mana ada pak Agum, adik ipar, dokter keluarga dan ibu, kita peganggan tangan sambil menunduk," ungkapnya.
"Dan pas datang dokter dari belanda, dokter mengatakan bahwa hasilnya diketahui tidak ada penyebaran dan masih stadium awal. Kita sudah kaya orang dihukum mati tapi hidup lagi. Mendengar putusan dokter, kami menangis dan berpelukan," lanjut Linda.
Pascaoperasi, secara bertahap Linda yang saat itu menjabat Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), terus melakukan kontrol terhadap penyakitnya. Mulai dari 3-6, bulan sekali dan setahun sekali. Hal tersebut dilakukannya selama 5 tahun.
"Itu pelajaran yang saya dapat dari perjalanan terkena kanker. Dan saya pikir apa yang mau Tuhan buat sangat mudah sebetulnya. Jangan pernah berpikir negatif. Positif sajalah, karena segalanya akan menyehatkan kita. Banyak hikmah yang saya dapat," tegasnya.
Linda juga tidak lupa berpesan kepada penderita kanker, untuk tetap bersemangat dan tidak putus asa. Ditambahkannya pula bahwa, jangan pernah anggap kanker sebagai vonis mati. "Kanker hanyalah sebuah kata. Tidak ada bedanya dengan kata-kata lain. Sekarang tentu kembali pada diri kita untuk mau yakin dan semangat," tandasnya.


Sumber : KOMPAS.com -