CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Tampilkan postingan dengan label Keselamatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keselamatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juni 2011

Pasokan Oksigen Bermasalah, F22 Dilarang Terbang



Angkatan Udara Amerika Serikat telah melarang terbang semua armada tempur F-22-nya, pesawat paling canggih di dunia, setelah masalah muncul pada pasokan oksigen pesawat itu, beberapa pejabat mengatakan, Jumat.
Raptor F-22 yang bisa menghindari radar, sebagaimana dinyatakan AFP, dilarang terbang sejak 3 Mei dan para pejabat Angkatan Udara tidak dapat mengatakan kapan pesawat itu akan kembali ke udara.
"Keselamatan awak udara kami adalah yang terpenting dan kami akan memerlukan waktu yang cukup untuk menjamin kami melakukan penyelidikan yang seksama," kata juru bicara Kapten Jennifer Ferrau kepada AFP.
Angkatan udara telah menyelidiki kemungkinan kemacetan dalam sistem pasokan oksigen pada pesawat itu setelah beberapa pilot melaporkan masalah, menurut jurnal Flight Global.
Dalam satu kasus, F-22 menggores puncak pohon sebelum mendarat dan pilotnya tidak dapat mengingat insiden itu, yang mengindikasikan kemumgkinan gejala hiposia karena kurangnya udara, majalah tersebut melaporkan.
Ferrau menyatakan terlalu cepat untuk mengatakan dengan pasti bahwa masalah teknik itu terkait dengan sistem pembangkit oksigen di dalam pesawat, yang dikenal sebagai OBOGS.
"Kami masih bekerja untuk mengidentifikasi sifat sebenarnya dari masalah itu. Terlalu dini untuk menghubungkan secara pasti masalah-masalah sekarang ini dengan sistem OBOGS itu," katanya.
Sejak Januari, pilot-pilot F-22 telah dilarang terbang di atas 25.000 kaki (7.600 meter), menyusul jatuhnya sebuah jet Raptor di Alaska dalam sebuah penerbangan latihan.
Membatalkan semua armada pesawat adalah langkah yang jarang terjadi, menurut beberapa pejabat.
Pada November 2007, Angkatan Udara melarang terbang semua jet tempur F-15 setelah salah satu pesawat itu terlepas dalam penerbangan dan jatuh.
Pesawat-pesawat itu tidak diperbolehkan kembali ke udara hingga Maret 2008, kata Mayor Chad Steffey.
Angkatan Udara memiliki lebih dari 160 Raptor F-22 dalam armadanya dan merencanakan untuk membuat seluruhnya 187 Raptor.
Pesawat-pesawat itu belum digunakan dalam operasi udara pimpinan NATO di Libya atau perang di Afghanistan dan Irak.


(Republika)







Jumat, 24 Juni 2011

Ambil Foto Pesawat, Wartawan Dilempari Batu


K30-1
Gabungan tim dari kepolisian, SAR dan AU mengevakuai bangkai pesawat N21H ke truk, Kamis (23/6/2011).

PADANG, KOMPAS.com - Kecelakaan yang terjadi pada pesawat aerobatik bermesin tunggal Christen Eagle II di lahan kosong dalam permukiman padat Jalan Angkasa Puri I, Kelurahan Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, kemarin sore menyisakan kisah tak sedap.
Seperti diberitakan, kecelakaan itu menewaskan Kolonel purnawirawan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) bernama Zakaria Saleh (57) yang pada Jumat (24/6/2011) sore telah diterbangkan ke Malaysia.
Nah, setelah kabar kecelakaan tersebar, wartawan pun berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Terlihat, proses evakuasi pesawat yang terbelah menjadi beberapa bagian dilakukan oleh aparat gabungan dari unsur TNI AU, SAR, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Kepolisian.
Namun proses evakuasi dilakukan tertutup dengan menutup sekeliling pesawat yang dinaikkan ke atas trailer dengan beberapa potong terpal. Saat itulah, wartawan yang nekat mengambil gambar lewat semak-semak yang tidak ditutupi terpal sempat dilempari dengan batu dan kayu setelah sebelumnya dihardik.
Zakaria tewas setelah gagal melakukan familiarisasi area dalam rangka pameran olahraga kedirgantaraan bertajuk Minang Aerosport Show 2011 yang dimulai 22-26 Juni mendatang, ketika bermanuver loop, usai menanjak pada ketinggian tertentu.
Ketika itu Zakaria bersama pesawat lain yang dipiloti purnawirawan Letkol TUDM Amran Sulaiman. Sejumlah saksi mata mengatakan, menjelang tumbukan dengan permukaan tanah, moncong pesawat itu menghadap ke bumi dan menerabas pohon rambutan pada sebuah lahan kosong yang dikelilingi permukiman warga.

Senin, 20 Juni 2011

Batavia Pecah Ban di Batam



Pesawat Batavia type B 737-400 yang datang dari Surabaya mengalami insiden pecah ban di Bandara Hang Nadim Batam pagi tadi jam 8 waktu setempat. Dua ban di sebelah kanan pecah setelah mendarat menggunakan landasan 04.
Kejadian tersebut mengakibatkan ditutupnya Bandara Hang Nadim sekitar satu jam, mulai pukul 08.45 sampai 09.45. Pesawat naas tersebut menutupi taxiway Bravo, dan baru dapat ditarik beberapa jam kemudian.
Informasi adanya korban belum dapat diketahui, dan penyebab pecahnya ban pesawat tersebut juga belum ada informasi dari pihak Batavia Air dan instansi terkait. (IT/Tom)