CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juni 2011

Pasokan Oksigen Bermasalah, F22 Dilarang Terbang



Angkatan Udara Amerika Serikat telah melarang terbang semua armada tempur F-22-nya, pesawat paling canggih di dunia, setelah masalah muncul pada pasokan oksigen pesawat itu, beberapa pejabat mengatakan, Jumat.
Raptor F-22 yang bisa menghindari radar, sebagaimana dinyatakan AFP, dilarang terbang sejak 3 Mei dan para pejabat Angkatan Udara tidak dapat mengatakan kapan pesawat itu akan kembali ke udara.
"Keselamatan awak udara kami adalah yang terpenting dan kami akan memerlukan waktu yang cukup untuk menjamin kami melakukan penyelidikan yang seksama," kata juru bicara Kapten Jennifer Ferrau kepada AFP.
Angkatan udara telah menyelidiki kemungkinan kemacetan dalam sistem pasokan oksigen pada pesawat itu setelah beberapa pilot melaporkan masalah, menurut jurnal Flight Global.
Dalam satu kasus, F-22 menggores puncak pohon sebelum mendarat dan pilotnya tidak dapat mengingat insiden itu, yang mengindikasikan kemumgkinan gejala hiposia karena kurangnya udara, majalah tersebut melaporkan.
Ferrau menyatakan terlalu cepat untuk mengatakan dengan pasti bahwa masalah teknik itu terkait dengan sistem pembangkit oksigen di dalam pesawat, yang dikenal sebagai OBOGS.
"Kami masih bekerja untuk mengidentifikasi sifat sebenarnya dari masalah itu. Terlalu dini untuk menghubungkan secara pasti masalah-masalah sekarang ini dengan sistem OBOGS itu," katanya.
Sejak Januari, pilot-pilot F-22 telah dilarang terbang di atas 25.000 kaki (7.600 meter), menyusul jatuhnya sebuah jet Raptor di Alaska dalam sebuah penerbangan latihan.
Membatalkan semua armada pesawat adalah langkah yang jarang terjadi, menurut beberapa pejabat.
Pada November 2007, Angkatan Udara melarang terbang semua jet tempur F-15 setelah salah satu pesawat itu terlepas dalam penerbangan dan jatuh.
Pesawat-pesawat itu tidak diperbolehkan kembali ke udara hingga Maret 2008, kata Mayor Chad Steffey.
Angkatan Udara memiliki lebih dari 160 Raptor F-22 dalam armadanya dan merencanakan untuk membuat seluruhnya 187 Raptor.
Pesawat-pesawat itu belum digunakan dalam operasi udara pimpinan NATO di Libya atau perang di Afghanistan dan Irak.


(Republika)







Rabu, 22 Juni 2011

Gara-gara Gaji, Pilot Virgin Atlantic Ancam Mogok Kerja



Para pilot maskapai penerbangan Virgin Atlantic akan menggelar aksi mogok. Mereka menuntut perbaikan dalam sistem gaji di perusahaan.
Dilansir Sky News, Selasa (21/6/2011), belum ada kepastian kapan aksi ini digelar. Namun bila terjadi, kekacauan akan timbul karena saat ini penerbangan Virgin Atlantic sedang memasuki masa puncak di musim panas.
Ini adalah insiden pertama yang terjadi di Virgin, dimana para pilot setuju untuk mogok. Bahkan, di Inggris tidak pernah ada pilot yang mogok sejak 32 tahun lalu.
Sekjen Perhimpunan Pilot, Jim McAuslan mengatakan, pilot sebenarnya tidak mau melakukan aksi mogok. Namun karena pendekatan perusahaan yang kurang maksimal, sudah saatnya para pilot mengeluarkan kata 'cukup'.
"Jika ingin menghindari dampak kerusakan, maka Sir Richard Branson (bos Virgin Atlantic) harus bertindak sekarang," tegasnya.
Menurut McAuslan, para pilot sejak enam tahun terakhir sudah diperlakukan semena-mena. Kehidupan standar mereka jauh dari kesejahteraan. Bahkan, tidak ada kenaikan gaji sejak tahun 2008.
Perhimpunan pilot tersebut terdiri dari 750 anggota. Mereka menuntut ada perbaikan pendapatan di akhir tahun ini.


(Detiknews)

Penumpang Gorok Lehernya di Pesawat

Kejadian menyeramkan berlangsung di dalam sebuah pesawat yang akan lepas landas. Seorang imigran ilegal menggorok lehernya sendiri saat sedang dideportasi.
Banyak penumpang yang terkejut melihat kejadian ini. Sementara pihak petugas medis langsung melakukan tindakan cepat berusaha "menyatukan" kembali lehernya. Demikian diberitakan Daily Mail, Selasa (21/6/2011).
Menurut seorang sumber, pelaku menggunakan silet kecil yang dia sembunyikan di dalam kabin milik awak pesawat. Dirinya langsung dilarikan ke rumah sakit usai penerbangan Virgin Atlantic dari London, Inggris ditunda atas insiden tersebut.
Sontak penumpang pesawat yang akan lepas landas menuju Kingston, Jamaika tersebut berteriak histeris melihat kejadian ini. Para penumpang yang merasa trauma dengan kejadian ini langsung ditawari konseling oleh pihak maskapai penerbangan milik milyuner Richard Branson tersebut.
Pihak maskapai penerbangan Virgin Atlantic bekerja sama untuk melakukan penyelidikan atas kasus mengerikan ini. Virgin Atlantic pun langsung memberikan kompensasi berupa akomodasi hotel bagi para penumpang.
Sementara korban sendiri saat ini terus menjalani perawatan di rumah sakit. Selang beberapa lama kemudian, dirinya diperbolehkan keluar dari rumah sakit dan langsung ditahan di penjara imigrasi.

(Okezone.com)

Paris Air Show: Perang Airbus Versus Boeing



Pomor Airbus, buatan Prancis tercoreng setelah Airbus superjumbo A380 menghantam sebuah bagungan di Bandar Udara (Bandara) Le Bourguet saat hendak parkir.
Selain itu, Airbus juga mengalami persoalan pada gearbox pesawat Airbus untuk angkutan militer jenis A400M. Akibatnya pesawat tersebut batal dipamerkan pada pemaren Paris Air Show. Meski demikin, pesawat angkut militer milik ini masih akan ambil bagian dalam sebuah fly-past.
Kondisi Airbus itu berbanding terbalik dengan pesaing utamanya dari Amerika Serikat (AS) Boeing. Boeing sukses memperlihatkan produk terbarunya, yaitu pesawat panjang jenis Boeing 747-8 jumbo.
Boeing mengklaim, mereka sudah menerima 17 pesanan untuk pesawat keluaran terbaru ini dari dua maskai penerbangan yang namahanya masih dirahasiakan. Tetapi disebutkan, satu maskapai memesan 15 pesawat Boeing 747-8 jumbo.
Sementara, Airbus mengandalkan pesawat beremisi rendah yang baru, yaitu Airbus A320 neo plane (neos). Pesawat berkapasitas 150 tempat duduk ini adalah hasil rancang ulang Airbuas tradisional A320 dengan memotong emisinya hingga 15 persen dan mengurangi karbon.
Pabrik pesawat Eropa ini mengaku sudah menerima pesanan dan komitmen untuk membeli 390 unit pesawat jenis A320 neo plane. Pesanan pertama datang dari perusahan leasing GE Capitan Aviations Services. Perusahan itu berjanji akan membeli pesawat dengan total nilai 5,1 miliar dolar AS. Sementara minggu lalu, Airbus menandatangani kesepakatan pembelian 100 pesawat dengan maskapai penerbangan Filipina, Cebu, dan GoAir dari India.
Selain itu, maskapai penerbangan Virgin Amerikan, IndiGo dan Tam juga menggunakan pesawat-pesawat Airbus. Malahan, Indigo memesan 180 pesawat dengan total nilai 16 miliar dolar, meskipun rencana ini masih dalam tahap negosiasi.
Sementara 200 pesawat Airbus lainnya dipesan oleh maskapai penerbangan Malaysia AirAsia. Maskapai penerbangan Scandinavian Airline berencana membeli 30 pesawat A320 neo plane dengan total nilai 2,4 miliar dolar.


(Suara Pembaruan)

China Tuntut Korsel Jamin Keselamatan Pesawat Sipil

Kementerian Luar Negeri China, Selasa (21/6) menyeru Korea Selatan untuk menjamin keselamatan pesawat sipil yang terbang di wilayahnya setelah marinir negara itu menembaki satu jet komersial yang akan mendarat di Seoul setelah terbang dari China.
Pesawat itu kemudian diidentifikasi sebagai Airbus 320 milik maskapai penerbangan Asiana Airlines yang datang dari China sedang bersiap-siap untuk mendarat di Incheon, bandara utama Seoul.
"Kami telah memperhatikan laporan yang terkait dan menyatakan kecemasan kami kepada pihak Korsel melalui saluran-saluran diplomatik," kata juru bicara Kemenlu Hong Lei dalam jumpa wartawan.
"(Kami) mengharapkan pihak Korsel melakukan langkah-langkah yang efektif untuk mencegah insiden seperti itu tidak terulang kembali dan menjamin keselamatan pesawat sipil dan para penumpang mereka terbang  di wilayah udara Korsel."
Satu sumber kementerian pertahanan Korsel mengatakan pesawat itu, yang membawa 139 penumpang dan awak, tidak mengalami kerusakan dan berada 500 sampai 600 meter dari jangkauan tembak senapan-senapan K-2.
Kantor berita Yonhap dan media lainnya mengatakan serdadu-serdadu itu memperkirakan pesawat itu terbang di utara dari koridor udara normal. Para pejabat Asiana mengemukakan kepada kantor berita itu  pesawat itu tidak pernah menyalahi rute yang telah direncanakannya.
Penembakan itu mencerminkan tingkat ketegangan antara dua Korea, yang secara teknis masih dalam keadaan perang setelah Perang Korea tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata bukan perjanjian perdamaian, yang tahun lalu nyaris terlibat perang besar-besaran.
Korut menolak bertanggung jawab atas tenggelamnya kapal perang Seoul Maret lalu dan mengatakan Pyongyang melakukan insiden kedua  menembaki pulau perbatasan Korsel, Yeonpyeong setelah Korsel melakukan latihan penembakan di laut dekat perairan yang disengketakan. Dua serangan itu menewaskan sekitar 50 warga Korsel.


(Media Indonesia)

Selasa, 21 Juni 2011

Pesawat Rusia Jatuh, 44 Penumpang Tewas




Sedikitnya 44 orang tewas dalam kecelakaan pesawat jet penumpang Rusia di kota Petrozavodsk, Senin malam, 20 Juni 2011. Belum ada penjelasan pasti penyebab kecelakaan, namun diduga cuaca buruk membuat pilot tidak melihat landasan.
Dilansir dari laman CNN, pesawat jet mesin ganda Tupolev-134 jatuh sekitar dua kilometer dari landasan di bandara kota tersebut pada pukul 23.40 waktu setempat. Juru bicara Kementerian Situasi Darurat Rusia, Irina Andrianova, mengatakan bahwa pesawat terbelah beberapa bagian dan langsung terbakar. 
Andrianova mengatakan pesawat menampung 43 penumpang dan sembilan awak kapal. Sebanyak 44 tewas, delapan dalam kondisi kritis di rumah sakit. Korban selamat termuda berusia 10 tahun.
Belum ada penjelasan resmi penyebab kecelakaan tersebut, namun direktur bandara Petrozavodsk, Alexei Kuzmitsy, dilansir dari laman Associated Press, mengatakan kecelakaan terjadi karena adanya kabut tebal.
Kusmitsy mengatakan bahwa pesawat jatuh di jalan tol sekitar dua kilometer dari landasan. Tidak jelas apakah pesawat mencoba mendarat di jalanan atau terjadi kerusakan di tempat tersebut.
Rusia dan seluruh bekas negara Uni Soviet dikenal terburuk di dunia dalam keamanan penerbangan, menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional. Para ahli menyalahkan buruknya pengamanan udara karena kurangnya pengawasan pemerintah, pelatihan pilot yang buruk dan penghematan di berbagai unsur pengamanan pesawat.


(Vivanews.com)

Dapat Order 197 Pesawat, Airbus dan Boeing Raih Kontrak US$25 Miliar




Airbus dan Boeing menandatangani kontrak senilai lebih dari US$25 miliar kontrak selama berlangsungnya pameran dirgantara Paris Air Show 2011 di Prancis.
Airbus meraih total kontrak pembelian 142 pesawat senilai US$15 miliar dan 90 di antaranya pesanan untuk 90 unit pesawat Airbus A320neo, yang merupakan pengembangan teknologi dengan bahan bakar lebih hemat.
Sementara Boeing meraih kontrak senilai US$11 miliar atas pesanan 56 pesawat, termasuk order dari Qatar Airways untuk enam pesawat tipe 777 dengan nilai kesepakatan US$1,7 miliar.
Kedua produsen pesawat jet komersial berbadan lebar tampil di pameran dirgantara, khususnya dalam pengembangan mesin biofuel dan hibrida serta pesawat berteknologi tenaga surya.
Namun Airbus sempat mendapat malu setelah sayap pesawat superjumbo A380 melanggar pinggir landasan saat mendarat di bandara dekat kota Paris tersebut, Minggu (19/6). Atas insiden tersebut, Airbus segera mencari pesawat pengganti untuk terbang demo yang dioperasikan oleh Air Korea A380 seperti dilansir Yahoo.com, Senin (20/6).


(Primair Online)

Bandara Ditutup 20 Menit karena Ancaman Bom

Bandara di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, ditutup selama 20 menit menyusul ancaman bom terhadap kedatangan penerbangan dari Dayton, Ohio. Namun kebenaran ancaman itu terbukti. Sementara pembuat ancaman itu ditahan.
Petugas loket tiket bandara di Dayton menerima ancaman tersebut saat pesawat tengah terbang menuju Bandara Nasional Reagon, Arlington, Sabtu (18/6). Informasi pun diteruskan ke Bandara Arlington.
Bandara tetap memutuskan pesawat mendarat setelah menggeledah penumpang dan barang bawaan. Bandara pun ditutup untuk mengantisipasi ancaman tersebut. Namun, tak satupun benda yang dicurigai bom ditemukan dalam pesawat.
Pesawat berpenumpang 44 orang itu mendarat sekitar pukul 01.00 siang waktu setempat. Sejumlah kendaraan berjaga-jaga di landasan saat pesawat mendarat. Seluruh penumpang diminta turun dan diperiksa,. Namun, kondisi aman.


(Metrotvnews)

Helikopter Penjaga Pantai Usir Pesawat "Nyasar"

Beberapa helikopter pasukan penjaga pantai mencegat sebuah pesawat kecil yang memasuki wilayah udara terlarang dekat ibu kota Amerika Serikat pada Sabtu (18/6/2011), kata perwira-perwira militer. Komando Pertahanan Antariksa Amerika Utara (NORAD) mengatakan pihaknya mengeluarkan perintah untuk mencegat setelah pesawat kecil mendekati kawasan ibu kota tanpa izin pada pukul 11.50 (00.50 WIB).    
"Setelah dicegat, pesawat sipil itu dialihkan ke Annapolis (di Maryland) tempat penegak hukum setempat akan menemui pilot itu," kata NORAD dalam satu pernyataan.   
Komando itu tak memberikan rincian lebih jauh mengenai pilot, pesawat, tempat tujuan atau lokasi persis insiden tersebut.   
Presiden Barack Obama, Wakil Presiden Joe Biden dan Ketua DPR John Boehner sedang bermain golf pada saat itu di pangkalan AU Andrews sekitar delapan kilometer sebelah tenggara Washington.   
Insiden ini merupakan yang ketiga dalam sepekan yang membuat NORAD mengerahkan jet-jet tempur atau helikopter-helikopternya mengusir pesawat-pesawat sipil yang nyasar ke wilayah udara terlarang itu.   
Pada 11 Juni dua pesawat  tempur F-15 AS mencegat satu pesawat sipil kecil yang terbang dekat Camp David, tempat peristirahatan kepresidenan. Obama saat itu sedang menghabiskan akhir pekan bersama keluarganya.   
Dua hari kemudian NORAD memerintahkan  helikopter HH65 Dolphin yang biasa digunakan pasukan penjaga pantai mencegat satu pesawat kecil ketika mendekati kawasan ibu kota, tetapi setelah identifikasi pesawat itu diizinkan meneruskan penerbangan ke tempat tujuannya.


(Kompas.com)

Qatar Airways Beli Enam Boeing 777




Produsen pesawat terbesar Amerika Serikat (AS), Boeing Co, menggebrak Paris Internasional Airshow dengan mendapat pesanan senilai USD1,7 miliar untuk memasok pesawat Boeing 777-300 ER bagi maskapai Qatar Airways.
Meskipesawat yang dipesan relatif sederhana dari segi teknologi, Boeing berharap pesanan tersebut akan menjadi yang pertama dari serentetan pesanan selama sepekan dalam ajang pameran di Prancis. Chairman dan Chief Executive untuk Divisi Komersial Boeing Jim Albauhg menyatakan, pihaknya sangat senang bisa memainkan peranan dalam pertumbuhan dan kesuksesan Qatar Airways.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan dan kami percaya bahwa Qatar Airways akan melanjutkan penggunaan Boeing 777," ujar Albaugh. CEO Qatar Airways Akbar al-Baker menambahkan, perusahaannya ingin mempercepat perluasan jaringan internasional dan penambahan rute baru.
Saat ini Qatar Airways memiliki 25 Boeing 777 dalam armadanya. "Dengan muatannya serta kemampuan menjangkaunya, keandalan dan nilai ekonomi telah membuat pesawat ini menjadi tulang punggung armada jangka panjang kami," ujar al-Baker.


(Seputar Indonesia)

GE Capital Aviation Services Pesan 60 Airbus A320neo



Perusahaan GE Capital Aviation Services telah memesan sebanyak 60 unit pesawat jet komersial Airbus A320neo, versi baru yang lebih efisien bahan bakar, sumber Associated Press melaporkan, Senin (20/6).
Airbus, produsen pesawat Eropa, mengumumkan kesepakatan tersebut pada Senin (20/6) di Paris Air Show, pameran industri pesawat terbang yang tahun ini bertema "terbang dengan biaya lebih murah dan bersih."
Kesepakatan itu bernilai sekitar USD 5,5 miliar, walaupun para pembeli biasanya sering meminta diskon.
Walaupun harga bahan bakar pesawat kian melonjak, namun pihak Airbus telah menerima pesanan sebanyak 390 unit pesawat A320neo sejak diluncurkan Desember lalu, meskipun pesawat tidak akan tersedia sampai 2015 mendatang.
(Warta News)

European Aeronautic Defence and Space Company (EADS) Akan Luncurkan Pesawat Supersonik

Perusahaan industri dirgantara European Aeronautic Defence and Space Company (EADS) di Paris Air Show 2011 yang diselenggarakan di bandara Le Bourget, Paris, mengumumkan akan meluncurkan pesawat supersonik tanpa emisi (Zehst) yang mampu terbang dari Paris ke Tokyo dalam 2,5 jam pada 2050.
Jean Botti, Kepala Teknis EADS, seperti dilansir "channelnewsasia.com", mengatakan, "Saya membayangkan pesawat masa depan terbang seperti Zehst. Pesawatnya rendah polusi yang dapat membawa sekitar 50 hingga 100 penumpang. Pada penerbangannya didukung oleh biofuel yang terbuat dari rumput laut sebelum mengaktifkan mesin roket di tingkat ketinggian tertentu".
Mesin roketnya didukung oleh hidrogen dan oksigen yang hanya membuang uap air. Mendorong pesawat ke ketinggian jelajah 32 kilometer dibandingkan pesawat jet penumpang saat ini yang terbang di ketinggian 10 km sampai 12 km di atas permukaan laut.
"Pesawat tidak akan mencemari, karena berada di lapisan stratosfer. Pada pendaratan, pilot akan mematikan mesin dan meluncur turun ke bumi sebelum menyalakan kembali mesin biasa sebelum mendarat," kata Botti.
Pihak EADS berharap prototipenya selasai dibangun pada 2020 dan untuk pesawat akhirnya selesai sekitar 2050. Pada projek ini dikembangkan EADS bekerjasama dengan Jepang dan juga menggunakan teknologi yang kini sudah tersedia.
Sebuah model dari pesawat, panjangnya sekitar empat meter, yang terlihat mirip dengan jet supersonik Concorde akan dipamerkan di Paris Air Show 2011 yang diselenggarakan dari 20 hingga 26 Juni 2011.

(Pikiran Rakyat Online)

Pesawat Ini Mampu Terbang 4 Kali Kecepatan Suara



Dunia penerbangan komersial akan semakin maju, jarak tempuh dari suatu negara yang memakan waktu berjam-jam kini bisa dipersingkat. Ini berkat teknologi terbaru dalam dunia penerbangan komersial.
Ya, sekelompok insinyur tengah menciptakan pesawat jet yang mampu membawa penumpang berpergian secara singkat. Sebagai gambaran, penerabangan dari London ke Tokyo, yang bisa berjam-jam, kini bisa ditempuh hanya dengan waktu 2 jam saja. Tidak hanya itu, pesawat ini mampu menekan polusi sekecil mungkin.
Pesawat jet berteknologi hypersonic ini memiliki kecepatan hingga 3,125mph, atau setara dengan empat kali kecepatan suara. Memang teknologi ini merupakan adopsi dari Concorde, jika dikomersialkan rencananya akan dibuat untuk pesawat jenis Airbush 350, dengan kode nama A 350 XWB.
Dilansir melalui DailyMail, Senin (20/6/2011), pesawat Airbush A 350 XWB ini nantinya akan dibuat oleh perusahaan EADS. Pesawat ini sendiri dipuji sebagai pewaris Concorde, nantinya pesawat akan didorong oleh campuran hidrogen dan oksigen, yang berarti emisi satunya adalah air.
Setelah di ketinggian tertentu, pilot akan melibatkan sepasang mesin roket yang akan mendorong pesawat untuk kecepatan jauh lebih tinggi dan melayang di atas atmosfer.
Teknologi tersebut biasa digunakan dalam rudal, ini sangat efisien pada kecepatan di atas 1.000 mphi. Saat itu roket pendorong juga akan membantu mengantarkan pesawat hingga ketinggian 20 mil.
Saat dilakukan ujicoba membawa hingga 100 penumpang, pesawat ini menggunakan satu set mesin jet konvensional yang akan membantu peluncuran pesawat dari landasan pacu bandara. Ini berarti pesawat tidak akan menghasilkan suara bising 'Sonic Boom' seperti Concorde.
Teknologi tersebut disebut oleh para insiyur dengan sebutan Zero Emission Hypersonic Transportation (ZEHT). Beberapa kali pesawat ini dilakukan ujicoba, dan memang hasilnya jarak tempuh semakin cepat. Misalnya saja, dari London menuju Malaga, wilayah utara Spanyol, hanya 20 menit. Sementara ke Istanbul, hanya 30 menit, bahkan ke beberapa negara Amerika Serikat (AS), dibutuhkan 1 jam saja.
Rencananya, penerbangan paling jauh akan diujicobakan pada penerbangan London ke Tokyo, yang diperkirakan membutuhkan waktu hanya 2 jam saja.
"Ini bukan Concorde tapi tampak seperti Concorde, menunjukkan bahwa aerodinamis dari tahun 1960-an sudah sangat cerdas," kata Jean Botti, Innovation and Technology Director at EADS.
"Pesawat akan terbang tepat di atas atmosfer, yang berarti bisa terbang lebih dari 3.000 mph. Ketika Anda di atas atmosfir, penumpang tidak akan mendengar apa-apa. Kami telah bekerja pada proyek ini cukup lama, sekarang waktu yang tepat," terangnya.

(okezone.com)







25 Bintang Film Dewasa Jepang Bikin Girlband


BINTANG film jadi penyanyi tentu bukanlah hal yang aneh di dunia hiburan. Tapi apa jadinya bila bintang film dewasa berkumpul jadi satu di sebuah girlband? Apakah mereka ingin mencoba jalur profesi lain?

Itulah yang dilakukan 25 bintang film dewasa Jepang atau Japanesse Adult Video (JAV). Nama band itu Ebisu Muscats. Mereka mencoba perutungan dengan merilis single pertama berjudul Banana Mango High School.

Awalnya, pembentukan Ebisu Muscats berasal dari acara tengah malam di TV Tokyo bertajuk Onegai! Muscat!. Acara yang disiarkan sekitar Maret 2008 sampai April 2009 ini menampilkan para idola tersebut dalam satu permainan dan drama.

Tak lama kemudian, ke-25 bintang JAV itupun berkumpul kembali dan membentuk girlband yang tak kalah dengan girlband-girlband Korea. Terjunnya mereka ke industri musik - yang semula diragukan, semakin dimantapkan dengan kontrak musik bersama label Universal Music Japan. Sedangkan video-video mereka lainnya makin rutin ditayangkan di YouTube.

Penasaran siapa saja anggota Ebisu Muscats? Ini dia nama-namanya:
1. Aika Andou
2. Sora Aoi
3. Yuma Asami
4. Megu Fujiura
5. Minori Hatsune
6. Kaho Kasumi
7. Risa Kasumi
8. Ena Kawamura
9. Rika Kawamura
10. Erika Kirihara
11. Jessica Kizaki
12. Konan
13. Mihiro
14. Miyu Misaki
15. Airi Nagasaku
16. Shou Nishino
17. Asami Ogawa
18. Haruka Ogura
19. Rio
20. Kokomi Sakura
21. Rin Sakuragi
22. Ai Sayama
23. Kaera Uehara
24. Manami Yamaguchi
25. Akiho Yoshizawa. (kpl/RRN)


Sumber : www.metrotvnews.com










Senin, 20 Juni 2011

Boeing 747-8 Intercontinental Tampil di Paris Air Show



Pesawat penumpang Boeing 747-8 Intercontinental model paling gres dan terpanjang yang pernah dibuat ini memulai debutnya di Paris Air Show 2011 yang mulai dibuka Minggu (19/6).
Pesawat model terbaru dengan 467 kursi penumpang atau 51 kursi lebih banyak dari versi sebelumnya ini berhasil mendarat dengan mulus dan siap memamerkan diri di ajang air show terbesar di Eropa itu. Meski jumlah kursi penumpang ditambah, Boeing masih belum bisa menandingi penumpang Airbus A380 yang mampu menampung 525 penumpang.
"Kami telah melihat banyak kepentingan dalam industri penerbangan ini dalam enam hingga delapan bulan, karena pasar sudah lebih baik," kata Wakil Presiden Pemasaran Boeing Randy Tinseth, Minggu (19/6).
Boeing sengaja memberi sentuhan warna merah dan orange pada bodi pesawat komersial sebagai lambang pentingnya pasar industri penerbangan di Asia yang tumbuh pesat.
Saat ini Boeing 747-8 Intercontinental telah mendapat pesanan sebanyak 33 pesawat bertubuh bongsor tersebut. Boeing 747-8 versi penumpang ini memang diyakini akan lebih laris daripada versi kargo yang lebih dulu dilansir ke pasar.
Seri 747 untuk pertamakali diterbangkan 42 tahun lalu. Sejak itu, pesawat dengan punuk yang khas telah menjadi pesawat dunia yang paling dikenal. Boeing 747 adalah pesawat terbesar di dunia sampai tahun 2005, ketika Airbus mulai meluncurkan A380.
Boeing 747-8 Intercontinental bersaing dengan A380. Pihak teknisi Boeing sendiri menawarkan pesawat terbaru ini lebih sedikit konsumsi bahan bakar dan menawarkan kelebihan kenyamanan bagi penumpang. Pesawat juga menawarkan sayap baru, ekor baru, mesin dan kokpit baru.
Harga sebuah Boeing 747-8 Intercontinental mencapai US$317,5 juta atau sekitar Rp2,7 triliun. Maskapai Jerman Lufthansa telah memesan 20 unit pesawat dan dijadwalkan sebagai maskapai pertama yang akan menerbangkan secara komersial Boeing 747-8 Intercontinental.

(Media Indonesia)