CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Tampilkan postingan dengan label penerbangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penerbangan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juni 2011

Menhub: Pesawat Haji Boleh Angkut TKI



Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numbery mengatakan, pemerintah Arab Saudi memperbolehkan pesawat jemaah haji Indonesia untuk mengangkut pulang para TKI yang overstay ke Indonesia.
"Pemerintah Arab Saudi mulai tidak kaku. Pesawat haji yang kosong dan mau kembali ke tanah air, bisa membawa TKI yang overstay sebanyak 3 penerbangan dari Arab Saudi. Biasanya tidak boleh pulang dan harus kosong," kata Freddy terkait pemberlakuan moratorium yang akan efektif berlaku 1 Agustus 2011 aat Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis..
Sebelumnya anggota Komisi VIII DPR RI Tety Kadi Bawono mempertanyakan apakah maskapai penerbangan haji diperbolehkan untuk mengangkut ribuan TKI yang yang overstay di Arab Saudi mengingat kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk memoratorium TKI mulai 1 Agustus 2011 mendatang.
"Penerbangan haji berangkat penuh, pulangnya kosong, padahal dana itu sudah dicover biaya haji. Tetapi ada peraturan dari Kemenag, untuk pesawat haji tidak bisa dibawa pulang TKI," tanya Tety Kadi.
Dalam kesimpulan rapat, Komisi VIII DPR RI dan Menteri Perhubungan bersepakat mengagendakan rapat kerja dengan Menteri Luar Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Agama, Menteri BUMN, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan operator penerbangan untuk membahas tentang pemanfaatan pesawat penerbangan haji yang kosong dari Arab Saudi ke Indonesia untuk mengangkut TKI/WNI overstay di Arab Saudi.


(Republika)







Airlangga Hartarto: Naif Kalau Pemerintah Tidak Revitalisasi PT Dirgantara Indonesia



Ketua Komisi VI DPR, Airlangga Hartarto mendesak pemerintah segera merestrukturisasi dan merevitalisasi PT Dirgantara Indonesia (DI) Tbk. Pasalnya, PT DI adalah salah satu industri strategis Indonesia yang membuat ekonomi Indonesia maju.
"Naif rasanya kalau pemerintah tak segera merevitalisasi PT DI, ini industri strategis," kata Airlangga, saat rapat kerja antara direksi PT DI dan Komisi VI serta Komisi XI DPR DI  di kantor PT DI, Bandung, Jumat (24/6). 
Airlangga mengatakan, Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat membutuhkan pesawat. Anehnya, Indonesia mempunyai PT DI yang memproduksi pesawat sementara negara (pemerintah) tidak membeli pesawat dari PT DI malah beli pesawat dari negara lain. "Sudah gitu pesawat dari lain itu nggak bermutu lagi," kata Airlangga.
Pada saat itu ia juga mendesak pemerintah agar segera merealisasikan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebanyak Rp 6,7 miliar ke PT DI sebagaimana yang telah dijanjikan. "Segera cairkan dana itu, agar benahi manajemennya di sini dan bayarlah gaji karyawan di sini secara penuh," ujarnya.
Sementara Dirut PT DI, Budi Santoso, mengatakan, PT DI memperoleh banyak order kerja (kontrak) tahun 2008 dan 2009 namun tidak bisa dilaksanakan karena perusahaan kesulitan mendapatkan modal kerja untuk menjalankan kontrak yang ditawarkan.
Selain itu, kata dia, karyawan PT DI saat ini kebanyakan sudah tua, mulai memasuki usia pensiun, sementara pihak direksi tak bisa merekrut karyawan baru karena masalah dana. "Sudah usia karyawan tua, jumlahnya juga sedikit," kata dia.


(Suara Pembaruan)







Jumat, 24 Juni 2011

Ambil Foto Pesawat, Wartawan Dilempari Batu


K30-1
Gabungan tim dari kepolisian, SAR dan AU mengevakuai bangkai pesawat N21H ke truk, Kamis (23/6/2011).

PADANG, KOMPAS.com - Kecelakaan yang terjadi pada pesawat aerobatik bermesin tunggal Christen Eagle II di lahan kosong dalam permukiman padat Jalan Angkasa Puri I, Kelurahan Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, kemarin sore menyisakan kisah tak sedap.
Seperti diberitakan, kecelakaan itu menewaskan Kolonel purnawirawan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) bernama Zakaria Saleh (57) yang pada Jumat (24/6/2011) sore telah diterbangkan ke Malaysia.
Nah, setelah kabar kecelakaan tersebar, wartawan pun berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Terlihat, proses evakuasi pesawat yang terbelah menjadi beberapa bagian dilakukan oleh aparat gabungan dari unsur TNI AU, SAR, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Kepolisian.
Namun proses evakuasi dilakukan tertutup dengan menutup sekeliling pesawat yang dinaikkan ke atas trailer dengan beberapa potong terpal. Saat itulah, wartawan yang nekat mengambil gambar lewat semak-semak yang tidak ditutupi terpal sempat dilempari dengan batu dan kayu setelah sebelumnya dihardik.
Zakaria tewas setelah gagal melakukan familiarisasi area dalam rangka pameran olahraga kedirgantaraan bertajuk Minang Aerosport Show 2011 yang dimulai 22-26 Juni mendatang, ketika bermanuver loop, usai menanjak pada ketinggian tertentu.
Ketika itu Zakaria bersama pesawat lain yang dipiloti purnawirawan Letkol TUDM Amran Sulaiman. Sejumlah saksi mata mengatakan, menjelang tumbukan dengan permukaan tanah, moncong pesawat itu menghadap ke bumi dan menerabas pohon rambutan pada sebuah lahan kosong yang dikelilingi permukiman warga.

Rabu, 22 Juni 2011

Gara-gara Gaji, Pilot Virgin Atlantic Ancam Mogok Kerja



Para pilot maskapai penerbangan Virgin Atlantic akan menggelar aksi mogok. Mereka menuntut perbaikan dalam sistem gaji di perusahaan.
Dilansir Sky News, Selasa (21/6/2011), belum ada kepastian kapan aksi ini digelar. Namun bila terjadi, kekacauan akan timbul karena saat ini penerbangan Virgin Atlantic sedang memasuki masa puncak di musim panas.
Ini adalah insiden pertama yang terjadi di Virgin, dimana para pilot setuju untuk mogok. Bahkan, di Inggris tidak pernah ada pilot yang mogok sejak 32 tahun lalu.
Sekjen Perhimpunan Pilot, Jim McAuslan mengatakan, pilot sebenarnya tidak mau melakukan aksi mogok. Namun karena pendekatan perusahaan yang kurang maksimal, sudah saatnya para pilot mengeluarkan kata 'cukup'.
"Jika ingin menghindari dampak kerusakan, maka Sir Richard Branson (bos Virgin Atlantic) harus bertindak sekarang," tegasnya.
Menurut McAuslan, para pilot sejak enam tahun terakhir sudah diperlakukan semena-mena. Kehidupan standar mereka jauh dari kesejahteraan. Bahkan, tidak ada kenaikan gaji sejak tahun 2008.
Perhimpunan pilot tersebut terdiri dari 750 anggota. Mereka menuntut ada perbaikan pendapatan di akhir tahun ini.


(Detiknews)

Jelang Libur Sekolah, Pesawat Minta Tambahan Jadwal Penerbangan



Menjelang libur sekolah, operator penerbangan ramai mengajukan penerbangan tambahan (extra flight).
Direktur Angkutan Udara, Kemenhub, Edward A Silooy menyatakan bahwa sepanjang Juni ini telah banyak maskapai yang mengajukan diri untuk tambah penerbangan. "Bahkan kemungkinan akan bertambah," ujarnya pada Kontan, Selasa (21/6).
Siloy menambahkan, pihaknya memberi kebebasan kepada maskapai untuk menambah penerbangan. "Kita tidak akan membatasi selama maskapai dan bandara secara teknis dan pelayanan sanggup memenuhi aturan.
Hemi Pamuraharjo, Kepala SubDirektorat Pengembangan Angkutan Udara Domestik Kemenhub menyebutkan hingga saat ini, maskapai penerbangan yang sudah mengajukan extra flight sebanyak 7 maskapai. "Untuk domestik kita sudah mengeluarkan FA sebanyak 9473 dari 1 Januari- 21 Juni ini ," ujarnya.
Salah satu maskapai yang akan menambah penerbangan adalah PT Loin Air. Direktur Umum Lion Air Edward Sirait menyatakan, pihaknya akan menambah penerbangan jelang liburan ini. "Tahun lalu peningkatan penumpang pesawat rata-rata 5%. Untuk tahun ini kita akan siap tambah armada dan tambahan penerbangan, " ujarnya.
Berdasarkan peraturan pemerintah no. 6 tahun 2010, untuk menambah domestik penerbangan maskapai harus membayar sejumlah uang. Kementerian Perhubungan mencatat, pembayaran tersebut per Januari-Juni ini sudah melebihi Rp 1 miliar.
Sekjen Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) Tengku Burhanuddin menyatakan, penambahan penerbangan pada momen liburan tahun ini lebih sedikit jika dibandingkan liburan tahun lalu.
Penurunan tersebut menurut Tengku, disebabkan banyaknya jumlah maskapai baru dan penambahan frekuensi. "Sekarang yang terjun ke bisnis ini banyak, yang tambah frekuensi terbang juga banyak," ujar Tengku.
Selain itu, Tengku menambahkan tingginya minat maskapai penerbangan untuk menambah penerbangan tidak diimbangi dengan ketersediaan slot time bandara sehingga dikhawatirkan terjadi crowded di bandara.
Menurut data dari Kementerian Perhubungan tertanggal 20 juni-24 Juni saja tercatat sebanyak tujuh maskapai telah mengajukan tambahan penerbangan. Dari 95 jumlah tambahan penerbangan maskapai tersebut sebanyak 13 penerbangan dari PT. Merpati Nusantara, 37 penerbangan dari PT. Lion Air.
Sementara penerbangan Wings Air bertambah 13 penerbangan, PT. Garuda Indonesia menambah dua penerbangan, PT. Express Air sebanyak delapan penerbangan, PT. Indonesia AirAsia sebanyak 18 penerbangan dan PT. Klastar Aviation sebanyak empat penerbangan.
Kementerian perhubungan memproyeksi jumlah penumpang udara liburan ini akan meningkat sekitar 15% dari tahun lalu dengan kesiapan sarana yang ada sekitar 329 pesawat.

(Kontan Online)

Garuda Beli 50 Pesawat A320 untuk Citilink

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembelian 50 pesawat jenis A320 Family dengan Airbus Industrie hari ini, Selasa (21/6/2011).
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar, dan Chief Operating Officer, Customer Airbus John Leahy, di chalet (paviliun) Airbus di Le Bourget Paris, bertepatan dengan acara pameran dirgantara internasional Paris Airshow 2011.
Sesuai nota kesepahaman, Garuda Indonesia akan mendatangkan sebanyak 50 pesawat jenis A-320 yaitu 25 pesawat berupa firmed order dan sebanyak 25 pesawat berupa option.
Dua puluh lima pesawat firmed order tersebut terdiri dari 15 A-320 Standar dan 10 pesawat A-320 Neo, dan akan bergabung dalam armada Garuda Citilink secara bertahap mulai tahun 2014 hingga 2018, masing-masing sebanyak lima pesawat setiap tahun.
Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan pembelian 50 pesawat A-320 ini merupakan bagian dari program pengembangan Garuda Citilink ke depan. "Pesawat A-320 sangat cocok bagi penerbangan low cost karena kehandalan dan kenyamanannya, serta lebih efisien," kata Emir dalam keterangan tertulisnya kepada okezone di Jakarta, Selasa (21/6/2011).
Pesawat pesawat tersebut nantinya akan digunakan oleh Garuda Citilink, yang merupakan Strategic Business Unit (SBU) perseroan yang bergerak di bidang layanan penerbangan low cost. Pembelian pesawat tersebut dimaksudkan untuk mengembangkan potensi pasar Garuda Citilink.
Mulai tahun ini juga secara bertahap Garuda Citilink akan meremajakan pesawatnya. Hingga akhir tahun 2011 Garuda Citilink akan mengoperasikan 4 Airbus A320 dengan kapasitas tempat duduk 180 kursi dan akan melayani rute-rute padat di domesik maupun regional.
Saat ini Garuda Citilink mengoperasikan enam pesawat jenis B-737-300 dan 400 dan melayani dan menghubungkan delapan kota tujuan di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Denpasar, Batam, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar dan Medan.
(Okezone.com)

Selasa, 21 Juni 2011

Pesawat Rusia Jatuh, 44 Penumpang Tewas




Sedikitnya 44 orang tewas dalam kecelakaan pesawat jet penumpang Rusia di kota Petrozavodsk, Senin malam, 20 Juni 2011. Belum ada penjelasan pasti penyebab kecelakaan, namun diduga cuaca buruk membuat pilot tidak melihat landasan.
Dilansir dari laman CNN, pesawat jet mesin ganda Tupolev-134 jatuh sekitar dua kilometer dari landasan di bandara kota tersebut pada pukul 23.40 waktu setempat. Juru bicara Kementerian Situasi Darurat Rusia, Irina Andrianova, mengatakan bahwa pesawat terbelah beberapa bagian dan langsung terbakar. 
Andrianova mengatakan pesawat menampung 43 penumpang dan sembilan awak kapal. Sebanyak 44 tewas, delapan dalam kondisi kritis di rumah sakit. Korban selamat termuda berusia 10 tahun.
Belum ada penjelasan resmi penyebab kecelakaan tersebut, namun direktur bandara Petrozavodsk, Alexei Kuzmitsy, dilansir dari laman Associated Press, mengatakan kecelakaan terjadi karena adanya kabut tebal.
Kusmitsy mengatakan bahwa pesawat jatuh di jalan tol sekitar dua kilometer dari landasan. Tidak jelas apakah pesawat mencoba mendarat di jalanan atau terjadi kerusakan di tempat tersebut.
Rusia dan seluruh bekas negara Uni Soviet dikenal terburuk di dunia dalam keamanan penerbangan, menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional. Para ahli menyalahkan buruknya pengamanan udara karena kurangnya pengawasan pemerintah, pelatihan pilot yang buruk dan penghematan di berbagai unsur pengamanan pesawat.


(Vivanews.com)

Qatar Airways Beli Enam Boeing 777




Produsen pesawat terbesar Amerika Serikat (AS), Boeing Co, menggebrak Paris Internasional Airshow dengan mendapat pesanan senilai USD1,7 miliar untuk memasok pesawat Boeing 777-300 ER bagi maskapai Qatar Airways.
Meskipesawat yang dipesan relatif sederhana dari segi teknologi, Boeing berharap pesanan tersebut akan menjadi yang pertama dari serentetan pesanan selama sepekan dalam ajang pameran di Prancis. Chairman dan Chief Executive untuk Divisi Komersial Boeing Jim Albauhg menyatakan, pihaknya sangat senang bisa memainkan peranan dalam pertumbuhan dan kesuksesan Qatar Airways.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan dan kami percaya bahwa Qatar Airways akan melanjutkan penggunaan Boeing 777," ujar Albaugh. CEO Qatar Airways Akbar al-Baker menambahkan, perusahaannya ingin mempercepat perluasan jaringan internasional dan penambahan rute baru.
Saat ini Qatar Airways memiliki 25 Boeing 777 dalam armadanya. "Dengan muatannya serta kemampuan menjangkaunya, keandalan dan nilai ekonomi telah membuat pesawat ini menjadi tulang punggung armada jangka panjang kami," ujar al-Baker.


(Seputar Indonesia)

GE Capital Aviation Services Pesan 60 Airbus A320neo



Perusahaan GE Capital Aviation Services telah memesan sebanyak 60 unit pesawat jet komersial Airbus A320neo, versi baru yang lebih efisien bahan bakar, sumber Associated Press melaporkan, Senin (20/6).
Airbus, produsen pesawat Eropa, mengumumkan kesepakatan tersebut pada Senin (20/6) di Paris Air Show, pameran industri pesawat terbang yang tahun ini bertema "terbang dengan biaya lebih murah dan bersih."
Kesepakatan itu bernilai sekitar USD 5,5 miliar, walaupun para pembeli biasanya sering meminta diskon.
Walaupun harga bahan bakar pesawat kian melonjak, namun pihak Airbus telah menerima pesanan sebanyak 390 unit pesawat A320neo sejak diluncurkan Desember lalu, meskipun pesawat tidak akan tersedia sampai 2015 mendatang.
(Warta News)

European Aeronautic Defence and Space Company (EADS) Akan Luncurkan Pesawat Supersonik

Perusahaan industri dirgantara European Aeronautic Defence and Space Company (EADS) di Paris Air Show 2011 yang diselenggarakan di bandara Le Bourget, Paris, mengumumkan akan meluncurkan pesawat supersonik tanpa emisi (Zehst) yang mampu terbang dari Paris ke Tokyo dalam 2,5 jam pada 2050.
Jean Botti, Kepala Teknis EADS, seperti dilansir "channelnewsasia.com", mengatakan, "Saya membayangkan pesawat masa depan terbang seperti Zehst. Pesawatnya rendah polusi yang dapat membawa sekitar 50 hingga 100 penumpang. Pada penerbangannya didukung oleh biofuel yang terbuat dari rumput laut sebelum mengaktifkan mesin roket di tingkat ketinggian tertentu".
Mesin roketnya didukung oleh hidrogen dan oksigen yang hanya membuang uap air. Mendorong pesawat ke ketinggian jelajah 32 kilometer dibandingkan pesawat jet penumpang saat ini yang terbang di ketinggian 10 km sampai 12 km di atas permukaan laut.
"Pesawat tidak akan mencemari, karena berada di lapisan stratosfer. Pada pendaratan, pilot akan mematikan mesin dan meluncur turun ke bumi sebelum menyalakan kembali mesin biasa sebelum mendarat," kata Botti.
Pihak EADS berharap prototipenya selasai dibangun pada 2020 dan untuk pesawat akhirnya selesai sekitar 2050. Pada projek ini dikembangkan EADS bekerjasama dengan Jepang dan juga menggunakan teknologi yang kini sudah tersedia.
Sebuah model dari pesawat, panjangnya sekitar empat meter, yang terlihat mirip dengan jet supersonik Concorde akan dipamerkan di Paris Air Show 2011 yang diselenggarakan dari 20 hingga 26 Juni 2011.

(Pikiran Rakyat Online)

Senin, 20 Juni 2011

Alat Navigasi Terganggu, Garuda Hentikan Penerbangan Malang-Jakarta




Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menghentikan rute penerbangan Malang-Jakarta dan sebaliknya. Penghentian ini karena ada gangguan pada alat bantu navigasi di Bandara Abdulrachman Saleh.
"Iya kita hentikan, karena ada gangguan pada alat navigasi di bandara," ujar Branch Manager Garuda Indonesia Dharmawan Y Hendrata saat dihubungi detiksurabaya.com melalui telpon genggamnya, Senin (20/6/2011).
Dia mengaku, penghentian ini hanya bersifat sementara hingga proses perbaikan alat bantu navigasi itu selesai. Karena itu bukan berarti pihaknya menutup rute Malang-Jakarta dan sebaliknya. "Hanya sementara sampai proses perbaikan selesai," tegasnya.
Dharmawan tak menyebut sejak kapan alat bantu navigasi berada di Bandara Abdulrachman Saleh itu mengalami gangguan. Hanya saja dia menegaskan, rute penerbangan tidak dialihkan dan dihentikan sementara.
Namun menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com kerusakan pada alat bantu navigasi ini terjadi sejak hari kemarin. Semenjak itu jadwal penerbangan Garuda Indonesia Malang-Jakarta terpaksa dialihkan ke Bandara Juanda.
Dharmawan belum dapat memastikan hingga kapan rute penerbangan ini kembali normal. Karena sampai kini upaya perbaikan tengah dilakukan. "Masih diupayakan untuk perbaikan mas," bebernya.
Proses perbaikan sendiri juga melibatkan pengelola Bandara Abdulrachman Saleh. Gangguan navigasi tak terjadi pada maskapai lain yang membuka rute penerbangan sama. Sriwijaya Air tetap beroperasi normal tanpa terjadi gangguan navigasi. "Tetap normal selama cuaca bagus," ungkap Kepala Distrik Sriwijaya Air M. Yusri dihubungi terpisah.

(Detik.com)

Boeing 747-8 Intercontinental Tampil di Paris Air Show



Pesawat penumpang Boeing 747-8 Intercontinental model paling gres dan terpanjang yang pernah dibuat ini memulai debutnya di Paris Air Show 2011 yang mulai dibuka Minggu (19/6).
Pesawat model terbaru dengan 467 kursi penumpang atau 51 kursi lebih banyak dari versi sebelumnya ini berhasil mendarat dengan mulus dan siap memamerkan diri di ajang air show terbesar di Eropa itu. Meski jumlah kursi penumpang ditambah, Boeing masih belum bisa menandingi penumpang Airbus A380 yang mampu menampung 525 penumpang.
"Kami telah melihat banyak kepentingan dalam industri penerbangan ini dalam enam hingga delapan bulan, karena pasar sudah lebih baik," kata Wakil Presiden Pemasaran Boeing Randy Tinseth, Minggu (19/6).
Boeing sengaja memberi sentuhan warna merah dan orange pada bodi pesawat komersial sebagai lambang pentingnya pasar industri penerbangan di Asia yang tumbuh pesat.
Saat ini Boeing 747-8 Intercontinental telah mendapat pesanan sebanyak 33 pesawat bertubuh bongsor tersebut. Boeing 747-8 versi penumpang ini memang diyakini akan lebih laris daripada versi kargo yang lebih dulu dilansir ke pasar.
Seri 747 untuk pertamakali diterbangkan 42 tahun lalu. Sejak itu, pesawat dengan punuk yang khas telah menjadi pesawat dunia yang paling dikenal. Boeing 747 adalah pesawat terbesar di dunia sampai tahun 2005, ketika Airbus mulai meluncurkan A380.
Boeing 747-8 Intercontinental bersaing dengan A380. Pihak teknisi Boeing sendiri menawarkan pesawat terbaru ini lebih sedikit konsumsi bahan bakar dan menawarkan kelebihan kenyamanan bagi penumpang. Pesawat juga menawarkan sayap baru, ekor baru, mesin dan kokpit baru.
Harga sebuah Boeing 747-8 Intercontinental mencapai US$317,5 juta atau sekitar Rp2,7 triliun. Maskapai Jerman Lufthansa telah memesan 20 unit pesawat dan dijadwalkan sebagai maskapai pertama yang akan menerbangkan secara komersial Boeing 747-8 Intercontinental.

(Media Indonesia)