CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Selasa, 27 Maret 2012

Siap terbang lagi, hari ini Mandala jual tiket

Siap terbang lagi, hari ini Mandala jual tiket

JAKARTA. Setelah diambil alih oleh Saratoga Group dan Tiger Airways, Mandala Airlines mengumumkan terbang lagi mulai 5 April mendatang. Untuk itu, maskapai yang sempat kolaps ini sudah mengumumkan penjualan tiket yang dimulai hari ini pukul 12.00 WIB (27/3).

Tarif penerbangan Mandala dimulai dari Rp 519.900 untuk tujuan Jakarta-Medan dan Rp 329.900 untuk tarif penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur. Kedua penerbangan ini akan menggunakan pesawat A320. Sedangkan untuk rute penerbangan lainnya, pihak Mandala belum memberikan pengumuman.

Berbeda dengan manajemen Mandala Airlines terdahulu, kali ini pengelolaan bisnis Mandala akan mengadopsi model bisnis Tiger Airways. Mandala kali ini terjun ke bisnis jasa penerbangan tarif rendah. "Tetapi kami fokus pada keselamatan, keamanan dan ketepatan waktu," kata pernyataan resmi dari Tiger Airways hari ini (27/3).

Selain itu, layanan Mandala bisa diperoleh dari Tiger Airways termasuk pemesanan tiket yang bisa dilakukan melewati situs www.tigerairways.com. Untuk layanan penerbangan internasional, Mandala akan melayaninya mulai 4 Mei mendatang. "Kami menyediakan armada pesawat baru dengan tujuan yang lebih menarik," jelas siaran pers itu.

Perlu diketahui, pengambilalihan Mandala Airlines dilakukan oleh Tiger Airways setelah bekerja sama dengan Saratoga Group pada bulan Januari lalu. Tiger Airways yang berdiri tahun 2004 di Singapura ini, memiliki 32 armada Airbus A320, dua unit Airbus A319.

Sementara itu Saratoga adalah perusahaan yang sudah berdiri tahun 1998. Sebelumnya perusahaan ini memiliki bidang bisnis sumber daya alam, energi, infrastruktur, telekomunikasi, dan barang konsumsi.

(kontan.co.id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar